SEMARANG –
**Borneonews - Purwokerto**, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) terus berupaya meningkatkan daya saing di sektor usaha mikro. Salah satu langkah yang diambil adalah melalui pelatihan penguasaan *platform* digital, terutama dalam bidang *e-commerce*. Inisiatif ini bertujuan agar usaha mikro dapat menaikkan kelas serta memperluas akses pasar. Asisten Deputi Pengembangan Kapasitas Usaha Mikro Kemenkop UKM, Ari Anindya Hartika, menjelaskan bahwa saat ini terdapat sekitar 64 juta unit usaha mikro yang perlu didorong untuk mengadopsi teknologi digital. Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang pasar yang lebih luas serta mendorong inovasi dalam produk yang ditawarkan. Ari menekankan pentingnya pengembangan kapasitas sumber daya manusia dalam usaha mikro. Hal ini menjadi faktor kunci agar pelaku usaha mampu bersaing di *platform* digital yang menuntut keterampilan dan pengetahuan yang memadai. Menurutnya, kemampuan pelaku usaha mikro untuk terlibat dalam ekosistem digital masih perlu ditingkatkan. Salah satu cara yang ditempuh adalah melalui kegiatan Pengembangan Kapasitas SDM Usaha Mikro di bidang *e-commerce*, yang berlangsung di Purwokerto pada tanggal 27-28 September 2024. Dia berharap, pelatihan tentang digitalisasi dan pemanfaatan *platform* digital ini dapat memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan berkelanjutan bagi pelaku usaha mikro. Ari juga menekankan bahwa program tersebut merupakan prioritas utama bagi Kemenkop UKM, khususnya di bidang usaha mikro, demi memperkuat kapasitas pelaku usaha. Lebih lanjut, Ari menambahkan bahwa penguasaan *platform* digital berpotensi menumbuhkan jiwa kewirausahaan. Melalui pemahaman dan penerapan inovasi, pelaku usaha diharapkan dapat bersaing lebih baik di pasar yang semakin kompetitif. "Kami berharap peserta pelatihan ini mampu menangkap pengetahuan baru yang disampaikan oleh para fasilitator. Selain memahami cara menggunakan *e-commerce*, diharapkan peserta juga mampu memanfaatkan data dan memahami strategi pemasaran digital yang efektif," katanya. Kemenkop UKM tetap berkomitmen untuk mendukung pelaku usaha mikro melalui berbagai kebijakan, termasuk memberikan kemudahan bagi UMKM yang ingin terlibat dalam proyek pengadaan barang dan jasa pemerintah. Pelatihan-pelatihan yang terarah pun terus direncanakan untuk meningkatkan kapasitas SDM usaha mikro. Ari menegaskan bahwa Kemenkop UKM tidak hanya fokus pada penyelenggaraan pelatihan, tetapi juga berkomitmen untuk memberikan pendampingan berkelanjutan kepada para peserta. Hal ini bertujuan agar setiap pelaku usaha mikro yang mengikuti pelatihan dapat benar-benar menerapkan apa yang telah mereka pelajari. ANTARA