AMBON –
**Borneonews - Ternate**, Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, yang terletak di Maluku Utara, baru saja menyelenggarakan program Latihan SAR Satuan. Kegiatan ini berfokus pada peningkatan dan pengembangan keterampilan dalam pencarian serta pertolongan di permukaan air. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Fathur Rahman, mengungkapkan bahwa pengembangan kompetensi ini merupakan langkah krusial. Hal ini penting untuk mempersiapkan petugas saat melaksanakan operasi SAR, terutama mengingat sebagian besar wilayah Maluku Utara berbentuk perairan. Fathur menjelaskan, tujuan dari pelatihan ini adalah untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan. Dengan memberikan pelayanan SAR yang optimal, diperlukan sumber daya manusia yang memiliki keahlian dan standar kompetensi dalam pencarian dan pertolongan. Ia menambahkan, para *rescuer* yang mengikuti kegiatan pelatihan diharapkan dapat berpartisipasi dengan maksimal. Kegiatan berlangsung selama dua hari, pada 28 dan 29 September 2024, dan dihadiri oleh 22 peserta yang berasal dari Personel Kansar Ternate, Pos SAR Tobelo, serta Unit Siaga SAR Morotai. Materi pelatihan disampaikan dengan aplikasi lapangan yang dilaksanakan di D'aloha Resor Jababeka, Kabupaten Pulau Morotai, dengan bimbingan dua instruktur dari Kantor SAR Ternate. Pelatihan juga mencakup program Peningkatan Kompetensi Petugas SAR *Underwater (Scuba Dive) Rescuer* yang ditujukan untuk meningkatkan siap siaga dalam menghadapi situasi darurat di perairan yang menjadi wilayah kerja Basarnas Ternate. Mengingat wilayah tersebut didominasi oleh air, risiko kedaruratan, seperti kecelakaan, menjadi sangat tinggi. Fathur menekankan bahwa Basarnas Ternate mempunyai tanggung jawab besar terkait hal tersebut. Melalui pelatihan, pihaknya berupaya memberikan sarana yang diperlukan agar para *rescuer* dapat meningkatkan kemampuan serta kompetensi mereka dalam melakukan pencarian dan pertolongan di air. Selain itu, kegiatan ini juga berfungsi sebagai jembatan untuk memperkuat kerja sama dan koordinasi dengan berbagai potensi SAR yang ada di wilayah kerja Basarnas Ternate. Sebanyak 17 *rescuer* yang berpartisipasi dalam pelatihan tersebut berasal dari Basarnas Ternate, Pos SAR Tobelo, dan Unit Siaga SAR Morotai. ANTARA