JAYAPURA –
**Borneonews - Jayapura**, Pemerintah Provinsi Papua menegaskan pentingnya pelaksanaan pembangunan kawasan pangan terintegrasi atau *food estate* sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang telah ditetapkan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Papua, Jery Agus Yudianto, menegaskan bahwa meskipun pengembangan *food estate* memberikan potensi positif bagi perekonomian daerah, kesesuaian dengan kebijakan tata ruang sangatlah krusial. Dalam pernyataannya, Jery mengungkapkan keyakinannya bahwa inisiatif pembangunan kawasan pangan di Papua akan memberikan dampak positif. Namun, ia juga mengingatkan agar pengembangan tersebut sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Papua tahun 2025 hingga 2045. "Kami telah menetapkan RPJPD dalam Rapat Paripurna DPR Papua beberapa waktu lalu, sehingga pengembangan *food estate* dapat diselaraskan dengan rencana yang ada," jelasnya. Pemprov Papua sadar betul bahwa keberhasilan proyek ini sangat bergantung pada kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif dari masyarakat. Lebih lanjut, Jery menekankan bahwa pengembangan lahan yang luas memerlukan dukungan serta keterlibatan masyarakat, terutama komunitas adat. "Partisipasi masyarakat, terutama masyarakat adat, sangat diperlukan dalam pembangunan kawasan pangan ini," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa setiap inisiatif dari pemerintah pusat terkait Papua, termasuk pengembangan *food estate*, selalu disambut baik oleh pihaknya. Namun, semua kegiatan tersebut harus tetap mematuhi peraturan yang berlaku. Dia menjelaskan bahwa dengan mengedepankan prinsip kolaborasi dan sinergi, serta melibatkan masyarakat asli Papua, tentunya akan ada perhatian lebih terhadap kesejahteraan rakyat. Jery menyebutkan beberapa lokasi di Provinsi Papua yang berpotensi menjadi kawasan *food estate*, di antaranya adalah Kabupaten Keerom, Jayapura, dan Kota Jayapura, serta wilayah lainnya yang masih dalam pertimbangan. "Dengan karakteristik Provinsi Papua yang merupakan daerah pesisir, sangat memungkinkan untuk dilaksanakan pembangunan *food estate* di sini," pungkasnya. ANTARA