**Borneonews - Tangerang**, Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Provinsi Banten memberikan apresiasi terhadap kegiatan sosialisasi yang bertujuan untuk mencegah kekerasan terhadap anak dan perempuan di sekolah. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Tangerang dan dianggap sebagai langkah positif dalam menangani isu kekerasan di lingkungan pendidikan.
Ketua HIMPSI Banten, Mohamad Abdilah Nuradhi, menyatakan bahwa sosialisasi ini merupakan bentuk nyata dari upaya Pemkot Tangerang dalam menghadapi permasalahan kekerasan terhadap anak. Menurutnya, kegiatan ini sangat dibutuhkan dan patut mendapatkan penghargaan.
Pemkot Tangerang, melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), membagikan informasi dan edukasi mengenai langkah-langkah pencegahan di 27 sekolah. HIMPSI Banten turut ambil bagian dengan memberikan pemahaman kepada siswa tentang apa yang dimaksud dengan *bullying* serta bentuk-bentuk kekerasan yang perlu diwaspadai.
Selanjutnya, anak-anak juga diajarkan bagaimana cara bereaksi jika mereka menjadi korban atau menyaksikan tindakan kekerasan. Abdilah menekankan peran penting guru dan orang tua dalam upaya pencegahan. Ia berharap sosialisasi ini dapat berlanjut di masa mendatang untuk meminimalisir kejadian kekerasan di sekolah-sekolah.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang, Tihar Sophian, mengungkapkan bahwa program ini akan berlanjut di 15 sekolah tingkat SD dan SMP di wilayah Kota Tangerang hingga akhir Oktober. Selain itu, DP3AP2KB juga menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan sekolah lain yang membutuhkan bimbingan dari psikolog.
Tihar berharap melalui sosialisasi ini, kasus kekerasan di lingkungan sekolah dapat dicegah. Ia menegaskan bahwa sekolah harus berperan aktif sebagai garda terdepan dalam melindungi anak-anak dari tindakan kekerasan.
ANTARA
Upaya Pemkot Tangerang Cegah Kekerasan Terhadap Anak di Sekolah
Bagikan:

BANTEN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Fairid Buka Pengawasan Publik Dana Banpres Rp10 Miliar, 2 Hari Ditargetkan Mulai Berjalan
DPPPAPPKB Kotim Dorong Kampung KB Lebih Mandiri, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci
Upaya Kendalikan Cuaca Kalteng, 7 Sortie OMC Tabur 4,5 Ton Dry Ice dan 2 Ton NaCl
Iran Sebut Kawasan Timur Tengah akan Berubah Total Pascaperang
Polres Seruyan Gelar Operasi Patuh Telabang 2026, Utamakan Langkah Pencegahan
Menteri Nilai 68 Ribu UMKM Pemasok MBG Masih Sedikit
Komentar (0)
Memuat komentar…







