**Borneonews - Bali**, Kura-Kura Bali sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) diharapkan dapat menjadi penggerak utama dalam pengembangan ekosistem industri semikonduktor digital. Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam acara bertajuk *Shaping the Future Economy: AI & Semiconductor* yang berlangsung di Kura-Kura Bali KEK, Denpasar, pada hari Minggu.
Dalam sambutannya, Hartarto mendorong Tsinghua University untuk tidak hanya membangun pusat kegiatan untuk kaum muda, tetapi juga mendirikan kampus yang dapat diakses oleh pemuda Indonesia. Universitas asal China tersebut sebelumnya telah meluncurkan Tsinghua Southeast Asia Center di kawasan ekonomi khusus Bali pada tahun 2022.
Pusat pelatihan yang akan dibangun ini diharapkan dapat mengakomodir semua pihak berkepentingan yang ingin belajar, menjalin jaringan, meningkatkan kapasitas, dan menghasilkan solusi inovatif yang berkontribusi langsung terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).
Hartarto juga mengungkapkan harapannya bahwa keberadaan pusat pelatihan ini akan memperkuat ekosistem digital di Indonesia, khususnya dalam sektor pengembangan semikonduktor. Ini merupakan kolaborasi perdana antara pemangku kepentingan dari pemerintahan, akademisi, dan industri untuk memperkuat dan memperdalam ekonomi digital di tanah air.
Lebih lanjut, Hartarto menekankan bahwa pengembangan ekonomi digital mencakup semikonduktor, yang merupakan komponen penting bagi perkembangan *artificial intelligence* (AI). Saat ini, nilai ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai sekitar US$82 miliar dan diproyeksikan meningkat menjadi US$300 miliar pada tahun 2030. Ia menambahkan bahwa angka tersebut akan terus berlipat ganda jika negara-negara ASEAN melaksanakan Kerangka Perjanjian Ekonomi Digital.
Dalam kesempatan itu, Hartarto juga mencatat bahwa Indonesia memiliki lebih dari 2.600 startup, di mana 15 di antaranya memiliki nilai sekitar US$10 miliar, dan dua perusahaan lainnya bahkan menghampiri nilai di atas US$10 miliar. Keberadaan berbagai startup ini menunjukkan potensi besar yang dapat dimanfaatkan dalam pengembangan sektor digital Indonesia.
ANTARA
Kura-Kura Bali KEK Dorong Pengembangan Industri Semikonduktor
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
2 Gol Injury Time Bawa Inter Milan Comeback 2-1 atas Fiorentina
Timnas Indonesia U15 Telan Kekalahan 0-3 dari Wales
Adam Alis Cetak Gol Penentu Kemenangan Persib atas Garudayaksa 2-1
Hujan Perdana Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Saingi China, Pabrik Mobil Jepang Pangkas Masa Pengembangan Model Baru
Komentar (0)
Memuat komentar…






