BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Landasan pacu (runway) Bandara Iskandar, Pangkalan Bun diperlebar 15 meter. Pelebaran dilakukan di sisi kanan dan kiri landasan. Pengembangan bandara dilakukan untuk memenuhi standar keselamatan. Saat ini, landasan bandara memiliki lebar 30 meter.

“Sekarang tengah proses pelebaran, setelah selasai Bnadara Iskandar akan memiliki landasan pacu dengan lebar 45 meter," kata Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Iskandar Pangkalan Bun, Khairul Batu Bara melalui Kasubag TU, Ade Sutarman, di Pangkalan Bun, Jumat (12/8/2016).

Peningkatan fasilitas lain, kata Ade, masih terus dilakukan untuk menjawab semua tantangan bahwa daerah juga harus maju. Termasuk meningkatkan sarana dan prasarana penunjangnya. "Untuk dana pembangunan landasan Bandara Iskandar ini dari APBN langsung. Peruntukanya untuk melebarkan landasan Bandara Iskandar."

Namun adanya pelebaran landasan Bandara Iskandar ini tidak mempengaruhi kelancaran penerbangan. Proses pembangunan dilakukan saat malam hari, saat aktivitas penerbangan tidak ada lagi. Dengan begitu, penerbangan tetap bisa normal dan tidak terganggu sama sekali. "Pembangunan kita lakukan malam. Jadi siangnya tetap normal," jelasnya.

Tetapi, dalam proses pembangunan ada beberapa kabel lampu yang tercabut. Sehingga sementara waktu landasan tersebut tidak menggunakan lampu. Tidak semuanya dicabut, hanya sedikit dan semuanya masih aman. "Tentu kalau ada pembangunan khususnya pelebaran kan ada kabel yang tertanam itu yang kita cabut setelah itu kita perbaiki lagi. Sehingga semuanya masih aman" jelasnya.

Pelebaran landasan Bandara Iskandar ini tentu sangat bagus untuk ke depan, sehingga Bandara Iskandar juga tidak kalah dengan bandara di kabupaten lain di Kalteng.

"Sekarang saja sudah banyak maskapai yang masuk. Apalagi nanti kalau sudah selesai dibangun pasti bukan jenis ATR lagi minimal boing ataupun pesawat berbadan besar juga bisa masuk," pungkasnya. (UD/N).