PONTIANAK –
**Borneonews - Pontianak**, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Barat, MS Budi, menyampaikan bahwa penyaluran logistik untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024 di wilayah Kalimantan Barat ditargetkan selesai paling lambat pada akhir bulan Oktober. Menurutnya, berbagai langkah persiapan terus dilakukan, khususnya dalam proses pengadaan dan distribusi logistik ke seluruh 14 kabupaten dan kota di Kalimantan Barat. MS Budi menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sedang fokus pada percepatan penyaluran logistik, yang mencakup surat suara, segel kertas, serta berbagai material penting lainnya yang diperlukan untuk pelaksanaan Pilkada. "Beberapa jenis logistik telah dalam perjalanan, sementara surat suara masih dalam tahap validasi sebelum proses pencetakannya dilakukan," jelasnya. Dia menambahkan bahwa seleksi untuk perusahaan penyedia surat suara telah diselesaikan dan KPU optimis bahwa surat suara akan sampai di kabupaten/kota pada akhir Oktober 2024. Untuk logistik lainnya, seperti segel kertas, pengiriman sudah dimulai melalui jalur kargo udara dan beberapa daerah telah menerima kiriman tersebut. "Sasaran kami adalah memastikan bahwa seluruh logistik sampai di kabupaten/kota paling lambat tanggal 30 Oktober. Walaupun jangka waktu hingga H-20 masih terbilang aman untuk persiapan sortir dan pelipatan, kami ingin memastikan agar proses distribusi berjalan dengan lancar," ungkapnya. Proses distribusi ke tempat pemungutan suara (tps) akan dimulai dari kabupaten/kota, melalui kecamatan atau langsung ke panitia pemungutan suara (pps) di lokasi terdekat. Proses ini akan diawasi dengan ketat dari H-7 hingga H-2, dengan target agar semua logistik sudah tiba di tps paling lambat H-1 sebelum hari pemungutan suara. "Dari pengalaman sebelumnya dalam pemilihan presiden, kami menemukan bahwa waktu distribusi dari kabupaten/kota ke tps sangat efektif dengan adanya pengawalan dari panitia pemilihan kecamatan (ppk). Kami juga berupaya untuk terus berkoordinasi guna memastikan tidak ada hambatan yang terjadi di lapangan," tambah Budi. Ia juga menginformasikan bahwa kebutuhan logistik untuk Pilkada 2024 di Kalimantan Barat mencakup 10.451 tps, 2.145 pps, dan 174 ppk, yang tersebar di seluruh 14 kabupaten dan kota. MS Budi menegaskan bahwa segala persiapan logistik telah memenuhi semua kebutuhan untuk penyelenggaraan pemilu. "Jumlah pemilih yang tercatat dalam daftar pemilih tetap (dpt) mencapai 3.956.969 orang. Dengan target penyelesaian distribusi logistik pada akhir bulan Oktober, KPU Kalbar optimis bahwa Pilkada serentak 2024 akan berlangsung dengan aman, tepat waktu, dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan," tutup Budi. ANTARA