BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Tanamkan rasa kebangsaan pada anak-anak sejak usia dini. Untuk menumbuhkembangkan rasa cinta tanah air serta wawasan kebangsaan, harus dipupuk sejak dini bagi anak-anak. Untuk itu memperingatu HUT ke-66 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI), dan HUT ke-71 Kemerdekaan RI, digelar karnaval yang diikuti seluruh TK dan Pendidikan Anak Usia Dini(PAUD) di Kota Kuala Kapuas. Sedikitnya, 1.589 anak TK dan PAUD meramaikan acara yang berlangsung di Bukit Ngelangkang, Kuala Kapuas, Jumat (12/8/2016) itu.

"Saya prihatin masih ada sebagian generasi muda sampai tidak menghapal pancasila, maka dari itu mulai sekarang harus ditanamkan rasa kebangsaan, cinta tanah air dan budi pekerti luhur dan akan menjadi pemimpin bangsa ini ke depan dengan berbagai profesi." kata Ary Egahani Ben Bahat, Bunda Paud Kabupaten Kapuas,  Jumat(12/8/2016).

Kalau sudah dipupuk sejak dini lanjut Ketua TP PPK Kabupaten Kapuas ini, tentu anak-anak usia dini akan tumbuh rasa nasionalisme, terhadap bangsa dan negara sehingga faham radikalisme tidak mengubah pola pandang generasi muda yang akan dipersiapkan untuk membangun Indonesia lebih baik lagi.

"Saya minta seluruh guru baik TK dan PAUD selalu menanamkan rasa nasionalisme serta mengajarkan mereka arti dari lambang negara sehingga rasa cinta tanah air bangsa dan negara selalu tertanam di jiwa anak-anak kita.Mari tingkatkan kualitas dan kuantitas anak dalam membentuk karekter pemimpin masa masa depan bangsa."ujarnya

Ia berharap kegiatan ini bukan saja sebagai kegiatan serimonial,tetapi harus di ajarkan setiap anak didik tentang lagu-lagu kebangsaan.Kegiatan pawai budaya dalam rangka memperingati HUT Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) sekaligus HUT RI harus lebih semarak lagi. Guru TK berperan penting dalam pembentukan karakter anak-anak usia dini.

"Saya ucapkan selamat dan apresiasi sekali bagi IGTKI yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini dengan penuh kemeriahan serta melibatkan peserta sampai ribuan lebih.Inilah anak-anak kita dengan kemeriahan dimasa mereka tumbuh dan berkembang.Ironis sekali masih ada sebagian anak-anak kita yang tidak menghafalkan pancasila antara kelas 3 dan 4 SD ini merupakan kemunduran bangsa."tuturnya.

Sedangkan ketua panitia Riaswati Jawari menambahkan kegiatan ini mendapat antusiasme luar biasa dimana anak-anak TK dan PAUD begitu bersemangat sekali ketika berkeliling kota walaupun tidak begitu jauh tetap semangat.

"Ini memang lauar bisa dengan adanya partisipasi seluruh TK dan PAUD yang berada di Kota Kuala Kapuas dan semoga di tahun depan lebih meriah lagi dengan adanya bantuan seluruh pihak dan saya sangat senang sekali," katanya. (DJEMMY NAPOLEON/N).