BANTEN –
**Borneonews - Serang**, Penjabat (Pj) Gubernur Banten, Al Muktabar, menegaskan komitmennya untuk mewujudkan tujuan yang digagas oleh para pendiri Provinsi Banten. Dia bertekad untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai bagian dari agenda tersebut. Pernyataan tersebut disampaikannya setelah menghadiri acara ulang tahun Perkumpulan Urang Banten (PUB) yang keenam. Acara tersebut mengusung tema "Banten Baru, Banten Bangkit, Banten Juara dan Masyarakat Sejahtera Dalam Bingkai Iman Taqwa," yang berlangsung di Kantor PUB, Ciracas, Kota Serang, pada hari Minggu. Al Muktabar menyampaikan bahwa ia terus menerima berbagai aspirasi dari masyarakat dan mencatatnya untuk dibawa ke forum formal, yaitu Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang). Dalam forum tersebut, aspirasi itu akan dirumuskan dalam program jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang. Dia menambahkan, masukan yang diterima berasal dari para tokoh masyarakat, kasepuhan, serta para pendiri PUB. Masukan ini dijadikan sebagai landasan kebijakan dalam merencanakan strategi pembangunan daerah. Salah satu gagasan yang diangkat adalah tentang kemajuan dan kesejahteraan Banten. Saat ini, Pemerintah Provinsi Banten tengah fokus dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Al Muktabar menjelaskan bahwa sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur merupakan instrumen vital dalam mencapai tujuan tersebut, yang dikenal sebagai pemenuhan layanan dasar. "Dalam bidang pendidikan, kami memberikan perhatian khusus pada vokasi yang siap pakai. Sementara dalam sektor kesehatan, kami sedang menanggulangi masalah stunting yang menunjukan perkembangan positif, termasuk dalam penanganan kemiskinan ekstrem," tuturnya. Berkenaan dengan inisiatif PUB tentang kampung anti rentenir, Al Muktabar mengonfirmasi bahwa Pemerintah Provinsi Banten akan memberikan dukungan penuh. Saat ini, mereka sedang mempersiapkan lembaga keuangan, yaitu Bank Banten, yang telah menunjukkan kemajuan yang signifikan. "Dengan sistem keuangan yang diimplementasikan oleh Bank Banten, kami berharap layanan ini dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat di Banten dengan cara yang mudah dan terjangkau," jelas Al Muktabar. Di kesempatan yang sama, Al Muktabar menerima sebuah lukisan yang menggambarkan dirinya ketika mengunjungi Masyarakat Adat Badui. Lukisan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum PUB, Taufiqurrahman Ruki, sebagai bentuk apresiasi terhadap usaha Pj Gubernur dalam merealisasikan tujuan-tujuan pendirian Provinsi Banten. Ruki menjelaskan bahwa PUB didirikan pada 11 September 2018. Sejak itu, wilayah tersebut mengalami beberapa bencana, termasuk tsunami yang merusak di sekitar Anyer hingga Sumur, serta banjir di Rangkasbitung. "Saya pun berpikir, apakah PUB didirikan untuk menangani semua ini. Namun hingga saat ini, kami masih eksis dan aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan dan sosial yang ditujukan untuk membantu masyarakat Banten," ungkap Ruki. ANTARA