**Borneonews - Pamekasan**, Pasangan calon bupati dan wakil bupati di Pamekasan, Jawa Timur, melaksanakan kampanye yang langsung berinteraksi dengan masyarakat. Metode ini dilakukan oleh seluruh calon sejak awal masa kampanye yang dimulai pada 25 September hingga hari kelima pelaksanaan.
Calon Bupati Pamekasan dengan nomor urut 2, KH Kholilurrahman, mengunjungi para pedagang di Pasar Tradisional 17 Agustus untuk menyampaikan visi dan misi. Sementara itu, calon bupati Fattah Jasin yang berada di nomor urut 1, mengadakan sesi serap aspirasi masyarakat di sebuah warung kopi di Larangan. Calon dengan nomor urut 3 juga aktif berkampanye dengan bertemu pengurus pondok pesantren di Kembang Kuning, Larangan.
Menurut Komisioner KPU Pamekasan, Halili, kampanye yang dilakukan oleh masing-masing pasangan calon merupakan bentuk aktivitas yang didanai oleh para calon serta partai politik pendukung. Ia juga menjelaskan bahwa metode kampanye diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (*PKPU*) Nomor 13 Tahun 2024, yang memberikan keleluasaan kepada para calon untuk menggunakan berbagai pendekatan.
Beberapa metode yang diperbolehkan mencakup pertemuan terbatas, dialog tatap muka, debat publik antar pasangan calon, serta berbagai bentuk penyebaran materi kampanye. Selain itu, pemasangan alat peraga, serta iklan di media massa, baik cetak maupun elektronik, juga termasuk dalam berbagai cara yang dapat digunakan selama kampanye, sepanjang tidak melanggar regulasi tertentu.
Debat publik dan kegiatan lain semacamnya akan difasilitasi oleh KPU di tingkat provinsi dan kabupaten/kota dengan pendanaan yang berasal dari anggaran pendapatan dan belanja daerah. Di sisi lain, kegiatan kampanye yang lebih bersifat personal seperti pertemuan terbatas dan dialog antar calon, diwakili oleh partai politik atau kombinasi dari parpol yang mengikuti pemilihan.
Kegiatan seperti blusukan, berbincang santai dengan warga, serta kunjungan ke lembaga pendidikan atau pesantren juga termasuk dalam kategori jenis kampanye yang diperbolehkan, sebagaimana dijelaskan oleh Halili.
Masa kampanye calon bupati dan wakil bupati ini berlangsung dari 25 September hingga 23 November 2024, sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh KPU RI. Pada Pilkada 2024, tercatat ada tiga pasangan calon yang telah mendaftar ke KPU Kabupaten Pamekasan.
Ketiga pasangan calon tersebut terdiri dari Fattah Jasin-Mujahid Ansori (Tauhid) dengan nomor urut 1, KH Kholilurrahman-Sukriyanto (Kharisma) dengan nomor urut 2, dan Mohammad Baqir Aminatullah-Taufadi (Berbakti) dengan nomor urut 3.
Pasangan Tauhid diusung oleh kolektif partai yang terdiri dari Partai Bulan Bintang (*PBB*), Partai Keadilan Sejahtera (*PKS*), Gerindra, Golkar, PSI, Garuda, serta Partai Kebangkitan Bangsa (*PKB*). Pasangan Kharisma didukung oleh koalisi Partai Demokrat, Gelora, Partai Amanat Nasional (*PAN*), dan Partai Nasional Demokrat (*Nasdem*). Sementara pasangan Berbakti memperoleh dukungan dari Partai Persatuan Pembangunan (*PPP*), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (*PDIP*), Partai Hanura, serta Perindo.
ANTARA
Kampanye Dialogis Pasangan Calon Bupati Pamekasan 2024
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Klinik Bersalin di Palangka Raya Bisa Terbitkan KIA hingga Perubahan KK untuk Anak Baru Lahir
Maidi Divonis 5 Tahun dalam Perkara Pemerasan Berkedok CSR
Harga Cabai Rawit Merah Rp90 Ribu per Kg, Pemkab Kobar Siapkan Bantuan Bibit
OJK Gencar Edukasi Keuangan di Kalangan Pemuda Cegah Rekening Dormant
Kemlu Pastikan Seluruh Jamaah Umrah Aman di Tengah Eskalasi Konflik
Ginting Harus Mengakui Keunggulan Richie Duta di Indonesia Masters
Komentar (0)
Memuat komentar…







