JAKARTA –
**Borneonews - Lombok, NTB**, Pembalap muda berbakat Fadillah Arbi Aditama, yang merupakan binaan Astra Honda Motor, baru-baru ini mengungkapkan bahwa partisipasinya sebagai *wildcard* dalam balap Moto3 World Championship pada Grand Prix Mandalika 2024 adalah pengalaman yang sangat berharga. Momen ini, menurut Arbi, akan menjadi motivasi untuk meningkatkan performanya dalam kejuaraan FIM JuniorGP yang akan datang. Meski hasil yang diperoleh tidak maksimal, Arbi menegaskan bahwa pengalaman tersebut akan dijadikan sebagai fondasi untuk mengasah kemampuannya. Ia menyampaikan hal ini kepada awak media setelah menyelesaikan balapan di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, pada hari Minggu yang lalu. Arbi, yang memulai balapan dari posisi ke-21, memperlihatkan kemampuan bersaingnya dengan berhasil mendahului beberapa pembalap lainnya. Sayangnya, nasib kurang berpihak padanya ketika terjatuh dan tidak dapat melanjutkan balapan hingga mencapai garis finis, sehingga tidak berhasil meraih poin. "Saya berusaha melakukan *overtake* beberapa kali, namun mengalami *high side* yang tidak dapat saya hindari, dan itu mengakibatkan saya tidak dapat melanjutkan balapan," jelas Arbi menjelaskan pengalaman sulit tersebut. Meskipun demikian, Arbi menilai momen berlaga di Moto3 memberikan wawasan berharga untuk menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang. Pada usia 15 tahun, ia kini aktif sebagai pembalap reguler di FIM JuniorGP yang digelar di Eropa. Sebagai satu-satunya pembalap representatif Indonesia di kejuaraan balap internasional, ia mencatat prestasi membanggakan dengan menjadi pembalap Indonesia pertama yang sukses meraih podium tertinggi di FIM JuniorGP pada tahun 2023. Pada gelaran Grand Prix Mandalika 2024 yang berlangsung dari 27 hingga 29 September, Astra Honda Motor membawa empat pembalap binaan. Selain Fadillah Arbi, juga ikut berkompetisi Muhammad Kiandra Ramadhipa dan Davino Britani di Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2024, serta Mario Suryo Aji yang bertanding di Moto2. Penampilan para pembalap ini mencerminkan komitmen Astra Honda Motor dalam mendukung jalur prestasi para pembalap muda Indonesia di ajang internasional. "Harapan kami, usaha di sirkuit Mandalika ini dapat memotivasi para pembalap muda untuk terus berjuang meraih cita-cita dan mengharumkan nama Indonesia di dunia balap," ungkap Andy Wijaya, General Manager Marketing Planning and Analysis Astra Honda Motor. ANTARA