**Borneonews - Palangka Raya**, Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, memberikan kesempatan untuk berdialog dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk pelaku seni, pegiat komunitas, dan para duta. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya untuk mendorong kemajuan pembangunan di wilayah tersebut.
Sugianto menyampaikan, "Pembangunan Kalimantan Tengah meliputi berbagai aspek, seperti pendidikan, kesehatan, pengembangan sumber daya manusia, serta infrastruktur. Jika semua ini berjalan dengan baik, maka tingkat kebahagiaan masyarakat akan meningkat." Pernyataan ini diungkapkan pada pertemuan yang berlangsung di Palangka Raya.
Ruang dialog yang telah dibuka oleh Gubernur Kalteng ini bertujuan agar proses pembangunan dapat dilaksanakan secara efektif dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara tepat. Menurut Sugianto, kegiatan dialog bukan hanya sebagai sarana bagi pemerintah untuk menginformasikan program dan aktivitas pembangunan, tetapi juga merupakan wadah bagi masyarakat untuk mengemukakan aspirasi dan masukan.
Lebih lanjut, Sugianto menegaskan bahwa berbagai program yang telah dilaksanakan berkaitan dengan bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, semua ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia di Kalimantan Tengah.
Selama masa kepemimpinannya, Sugianto menyatakan bahwa angka harapan hidup warga di Kalimantan Tengah kini mencapai 68 tahun. Ia berharap angka tersebut dapat meningkat menjadi 80 tahun ke depannya, salah satunya melalui peningkatan aktivitas olahraga di kalangan masyarakat.
"Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kalteng saat ini juga menunjukkan tren positif. Saat ini, IPM Kalteng hampir mencapai angka 74, dan kami berharap angka tersebut dapat meningkat mencapai 80," ujarnya dengan penuh harapan.
Sugianto juga menunjukkan dukungannya terhadap keberadaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kalimantan Tengah, yang jumlahnya mencakup sekitar 164.000 unit. Untuk mendukung pertumbuhan UMKM, pemerintah provinsi memberikan bantuan sebesar Rp2,5 juta untuk setiap unit UMKM, dan anggaran ini diperuntukkan bagi sekitar 80.000 UMKM.
Di samping itu, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga merencanakan untuk memberikan bantuan dana hibah pada tahun 2024 sebesar Rp15 juta kepada setiap sanggar seni dan budaya yang ada di wilayah tersebut.
Ketua TP PKK Kalteng, Yulistra Ivo Sugianto Sabran, menambahkan bahwa peran para duta di Kalimantan Tengah sangatlah signifikan. Mereka diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan dan mendukung pelaksanaan berbagai program yang ada.
"Adik-adik sebagai Duta Pariwisata, Duta Tambun Bungai, serta Duta Bahasa diharapkan bisa berpartisipasi aktif dalam mendukung program-program, termasuk upaya penurunan stunting di Kalimantan Tengah," tuturnya.
Yulistra juga menyampaikan, para duta di wilayah ini dapat berpartisipasi dalam kampanye sosial yang memanfaatkan platform media sosial untuk berbagi informasi terkait program-program pembangunan, pendidikan, dan upaya menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.
ANTARA
Gubernur Kalteng Bangun Dialog untuk Tingkatkan Pembangunan Masyarakat
Bagikan:

PALANGKARAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Rumah Pribadi di Kuala Kapuas Jadi Tempat Berlindung 18 Kucing Terlantar
Pembangunan Jembatan Walter Condrad Kotim Ditarget Rampung Desember 2026
Sastra Tutur Dayak Terancam Terpinggirkan, Masyarakat Diajak Lestarikan Bahasa Daerah
Faridawaty Apresiasi Walikota Palangka Raya Terbuka soal Banpres Rp10 Miliar, Dorong Daerah Lain Transparan
Bupati Kotim Tinjau Pembangunan Rumah Anak Korban Perundungan
Pengepul Pertalet di Kapuas yang Diringkus Ditpolairud Polda Kalteng beli BBM Subsidi dengan Harga Rp 470 per Jeriken
Komentar (0)
Memuat komentar…







