SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kini memiliki total 168 guru penggerak, baik yang sudah lulus maupun yang sedang menjalani program. Kabid GTK Dinas Pendidikan Kotim, Edie Sucpito, menyampaikan bahwa saat ini mereka telah mencapai angkatan ke-11 guru penggerak, dengan angkatan 4, 7, 9, 10, dan 11 masih aktif.

"Saat ini yang sedang berlangsung adalah Lokakarya Guru Penggerak Angkatan 10 pada Lokakarya ke-5, di mana setiap lokakarya selalu dilengkapi dengan modul-modul yang terjadwal rapi oleh pihak Kementerian Pendidikan," kata Edie, Senin, 30 September 2024.

Edie menjelaskan, program lokakarya tersebut mencakup berbagai aktivitas seperti teori, praktek, dan permainan yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan peserta. Program ini terdiri dari dua kelompok utama yaitu calon guru penggerak dan pengajar praktek. Calon guru penggerak dibimbing oleh pengajar praktek, yang selanjutnya didampingi oleh fasilitator untuk membantu proses pembelajaran.

"Kami berharap melalui program ini, para peserta tidak hanya mampu berinovasi di satuan pendidikan masing-masing, tetapi juga mampu berbagi ilmu dan pengalaman dengan rekan-rekan lain di komunitas mereka," tegas Edie.

Melalui program ini, para guru penggerak diharapkan bisa berkontribusi lebih luas, tidak hanya di sekolah masing-masing, tetapi juga di komunitas belajar yang ada di Kelompok Kerja Guru (KKG) di tingkat SD dan SMP.

Dengan lokakarya yang berjalan baik, program ini diharapkan dapat terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kotim. (DEWI PATMALASARI/j)