**Borneonews - Istambul**, Hujan deras yang melanda Nepal baru-baru ini telah mengakibatkan terbentuknya situasi darurat yang serius. Banjir dan tanah longsor yang terjadi menyebabkan kehilangan jiwa sebanyak 148 orang, sementara 58 lainnya dilaporkan masih hilang. Hingga kini, situasi ini telah memicu upaya penyelamatan yang intensif, seperti yang disampaikan oleh pihak kepolisian setempat.
Bencana ini tidak hanya terjadi di satu lokasi, melainkan melibatkan beberapa wilayah di Nepal, termasuk Lembah Kathmandu. Di kawasan ini, sebanyak 73 orang dilaporkan kehilangan nyawa akibat dampak bencana. Selain itu, Provinsi Koshi melaporkan 17 kematian, dan Provinsi Bagmati mencatat 56 korban jiwa sebagai akibat langsung dari peristiwa yang merugikan ini.
Salah satu peristiwa tragis yang terjadi adalah longsor di Jhyaple Khola, yang terletak di distrik Dhadhing. Di lokasi tersebut, empat kendaraan penumpang terjebak di bawah material longsor, menyebabkan 35 orang kehilangan nyawa. Sementara itu, upaya penyelamatan telah berhasil menyelamatkan lebih dari 3.600 orang. Namun, proses pemulihan terkendala oleh kerusakan infrastruktur, di mana terdapat 16 jembatan dan lebih dari 300 rumah yang dilaporkan hancur.
Pihak berwenang di Nepal saat ini tengah berjuang dalam menghadapi tantangan operasional yang sulit untuk melanjutkan usaha pencarian dan penyelamatan korban. Semoga dalam waktu dekat, semua upaya ini membuahkan hasil yang positif, dan keadaan dapat segera pulih.
ANTARA
Banjir dan Longsor di Nepal, 148 Tewas serta 58 Hilang
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







