**Borneonews - Lampung Selatan**, Sebuah insiden kebakaran telah terjadi di Kabupaten Lampung Selatan, tepatnya di Jalan Sukatani, Kecamatan Kalianda. Pada pagi hari Senin, 30 September, sebuah mobil minibus yang diduga membawa jerigen *Bahan Bakar Minyak* (BBM) terbakar habis.
Peristiwa kebakaran ini terjadi pada pukul 09.15 WIB. Menurut penjelasan Rully Fikriansyah, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkarmat) Lampung Selatan, pihaknya menerima laporan mengenai kebakaran ini pada waktu yang sama. Rully menyampaikan bahwa dugaan sementara menunjukkan bahwa mobil tersebut memang membawa BBM.
Lebih lanjut, Rully menjelaskan bahwa penyebab kebakaran bisa jadi disebabkan oleh korsleting listrik yang berasal dari mesin mobil itu. Korsleting ini kemudian menyambar jerigen yang berisi bahan bakar, sehingga menyebabkan kobaran api yang menghanguskan kendaraan tersebut.
Dalam menanggulangi kebakaran, petugas dari Damkarmat Lampung Selatan segera menerjunkan satu unit mobil pemadam kebakaran. Dengan bantuan air, api pun berhasil dipadamkan, meskipun kendaraan tersebut sudah terbakar total.
Sayangnya, dalam insiden ini terdapat dua korban jiwa, yaitu sepasang suami istri. Mereka telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. Kerugian materiil akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp100 juta. Selain itu, petugas juga mengoperasikan satu unit *rescue* untuk memastikan semua tindakan pemadaman dan rescue berjalan dengan baik.
ANTARA
Kebakaran Mobil Bawa BBM di Lampung Selatan, Dua Korban Jiwa
Bagikan:

BANDAR LAMPUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Ogasawara Jepang
MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Menyusul Moto2 dan Moto3
Kabid Humas Polda Kalteng Imbau Waspada Pinjaman Online Ilegal
Atletico Madrid Menang Tipis 1-0 atas Deportivo Coruna
Kapolres Seruyan Tinjau Posko Karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting
Kimi Antonelli Pole Position di GP Amerika Serikat 2026
Komentar (0)
Memuat komentar…







