BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarmasin**, Politeknik Negeri Banjarmasin, yang lebih dikenal dengan sebutan Poliban, telah menjalin sebuah kemitraan dengan industri yang bergerak di sektor *smelter* nikel. Kerja sama ini dilakukan dengan PT Anugerah Barokah Cakrawala (PT ABC) yang beroperasi di Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Menurut Direktur Poliban, Joni Riadi, kolaborasi yang terjalin pada tanggal 24 September 2024 ini bertujuan untuk menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, sesuai dengan kebutuhan yang berkembang di industri. Ia menjelaskan, institusi pendidikan ini berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama dengan dunia industri dan bisnis. Menurutnya, niat yang baik dari PT ABC untuk berkolaborasi sangat diapresiasi. Joni Riadi menekankan bahwa untuk mencapai tujuan tersebut, persiapan yang matang sangat diperlukan. Ia juga berupaya memotivasi mahasiswa agar terus meningkatkan kompetensi mereka. "Ini adalah langkah awal yang baik. Ke depan, kami berharap dapat melanjutkan dan memperdalam kerja sama ini," ungkapnya. Sementara itu, Junaidi, Manajer HRD PT ABC, menyatakan bahwa kunjungan ke Poliban adalah langkah awal dalam upaya mencari SDM yang diperlukan perusahaan. "Kami membutuhkan sumber daya manusia terutama untuk produksi di kawasan smelter nikel di Batulicin," jelasnya. Perusahaan ini dilaporkan akan memulai proses produksi pada awal tahun 2026 dan membuka peluang bagi sekitar 700 calon karyawan yang berminat bergabung. Junaidi menambahkan bahwa mereka menargetkan 80 persen dari karyawan yang dipekerjakan adalah penduduk lokal. Kesempatan ini terbuka untuk sejumlah program studi yang ada di Poliban Kalsel, asalkan memenuhi kualifikasi yang ditetapkan perusahaan. Junaidi juga berharap agar kerjasama antara PT ABC dan Poliban dapat terjalin dengan baik dan mampu menjaring talenta terbaik dari institusi tersebut. "Setelah kunjungan ini, kami berencana untuk menjalankan program pengabdian manajemen. Kami ingin mengeksplorasi potensi yang ada di Poliban yang sesuai dengan kebutuhan kami mendatang," kata Junaidi. ANTARA