**Borneonews - Manado**, Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Sulut) yang baru, Irjen Pol Roycke Harry Langie, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan semua program dan kebijakan yang telah ditetapkan oleh penerusnya, Irjen Pol Yudhiawan. Langie menekankan bahwa program-program tersebut merupakan bagian dari upaya untuk mentransformasi kepolisian menuju pola kerja *Presisi*.
Dalam pernyataannya pada upacara serah terima Pataka Polda Sulut yang berlangsung di Lapangan Presisi, Manado, Langie mengajak seluruh personel Polda Sulut untuk memberikan yang terbaik dalam menjalankan tugas mereka. Dia mengisyaratkan bahwa pencapaian tujuan tersebut tidak akan dapat terwujud tanpa adanya kolaborasi yang erat antara seluruh anggota kepolisian.
"Saya ingin meminta dukungan dari seluruh jajaran Polda Sulut dalam momen penting ini," ungkapnya, menegaskan perlunya sinergi antara semua anggota.
Langie dengan penuh rasa hormat menerima Pataka Polda Sulut, yang menjadi simbol keberlanjutan dan komitmen dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian yang mulia. Ia menyatakan, "Serah terima pataka ini menandakan adanya kesinambungan dalam kepemimpinan yang selalu menjunjung tinggi nilai-nilai integritas, profesionalisme, serta pengabdian kepada negara."
Pataka "Maesa'an Waya" memiliki makna yang kaya dan simbolis bagi Kepolisian Daerah Sulawesi Utara. Dalam bahasa Minahasa, istilah ini berarti bersatu untuk bersama dan bersama untuk bersatu, atau dalam konteks lokal dikenal dengan ungkapan *torang samua basudara*. Makna tersebut merepresentasikan semangat persatuan dan kekuatan di antara seluruh anggota kepolisian dalam menjalankan tanggung jawab mereka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pataka ini melambangkan komitmen Polri untuk terus memegang teguh nilai-nilai integritas, loyalitas, dan profesionalisme di wilayah Sulawesi Utara. Langie juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh anggota Polri dan staf PNS Polda Sulut yang telah bekerja dengan semangat tinggi dan penuh dedikasi.
"Saya percaya, seberat apapun tanggung jawab yang kita emban, semua dapat diselesaikan dengan baik jika kita melakukannya secara bersama-sama," ujar Langie.
Di sisi lain, Irjen Pol Yudhiawan yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Sulut menyampaikan bahwa ia telah menyerahkan tugas dan tanggung jawab ini setelah 8 bulan 24 hari menjalani masa jabatannya. Ia menyebut perjalanan tugasnya sebagai sebuah pengalaman yang penuh dinamika dan tantangan. Yudhiawan menyampaikan rasa syukur atas dukungan semua pihak yang telah berkontribusi terhadap keberhasilan pelaksanaan tugas yang diembannya.
"Pengalaman ini menjadi modal besar bagi saya dalam menjalani tugas selanjutnya sebagai Kapolda Sulsel," tuturnya.
Di akhir sambutannya, Yudhiawan mohon maaf atas segala kesalahan dan meminta doa restu dari seluruh keluarga besar Polda Sulut untuk menjalankan tugas baru tersebut. Ia menekankan, "Saat ini, saya berada di penghujung pengabdian di Sulut. Izinkan saya pamit dengan harapan agar segala dukungan terus mengalir."
Upacara serah terima Pataka Polda Sulut Maesa'an Waya merupakan bagian dari serangkaian kegiatan serah terima jabatan Kapolda Sulawesi Utara, yang dilaksanakan pada tanggal 28 September di Jakarta.
ANTARA
Kapolda Sulut Baru Lanjutkan Program untuk Polri yang Presisi
Bagikan:

MANADO –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polisi Selidiki Pesawat Asian One Air Tergelincir di Intan Jaya
Presiden Iran Akan Bahas Ekonomi, Isu Global dengan Putin
Basarnas Evakuasi Jenazah Perempuan Diduga WNA di Pantai Nyang Nyang
Veda Ega Jadi Pembalap Indonesia Pertama yang Raih Pole Position
Varrel/Wardana Terhenti di Semifinal Indonesia Masters
SKK Migas Umumkan Pengurangan Ekspor Gas ke Singapura
Komentar (0)
Memuat komentar…







