**Borneonews - Depok**, Universitas Indonesia (UI) baru-baru ini menerima kunjungan dari Kedutaan Besar Kenya dengan tujuan untuk menjajaki peluang kerja sama di bidang pendidikan, demi meningkatkan kualitas pendidikan di kedua negara.
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Duta Besar Kenya untuk Indonesia, H.E. Galma Mukhe Boru, yang didampingi oleh dua pejabat lainnya, Kauthar Mohamed dan Mrs. Maurine Abungu. Sekretaris Universitas UI, dr Agustin Kusumayati, M.Sc., Ph.D., menyambut baik inisiatif ini. Ia menyatakan bahwa UI telah memiliki hubungan yang baik dengan sejumlah mahasiswa asal Kenya yang sedang menempuh studi di universitas tersebut.
"Melalui laporan dari Kantor Urusan Internasional UI, kami mengetahui bahwa terdapat 12 mahasiswa Kenya yang menerima beasiswa dari UI. Dari jumlah itu, delapan di antaranya memperoleh beasiswa UI Great, sedangkan empat mahasiswa lainnya mengikuti program *short course* di Fakultas Farmasi serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis," ungkap dr Agustin. Ia menambahkan bahwa kerja sama ini akan memberikan dampak yang lebih luas jika didukung oleh kolaborasi formal antar universitas.
Duta Besar Galma pun menyampaikan apresiasi terhadap sambutan hangat dari UI, dan berharap kerja sama tersebut dapat mempercepat transformasi pendidikan di Kenya. Ia menjelaskan bahwa Kenya masih menghadapi tantangan dalam sektor pendidikan, terutama dalam pendidikan menengah dan tinggi. Oleh karena itu, ia berharap adanya koneksi antara UI dengan universitas terkenal di Kenya, seperti University of Nairobi, Strathmore University, dan Kenyatta University, untuk meningkatkan mutu pendidikan di kedua negara secara bersama-sama.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Kantor Urusan Internasional UI, drg Baiduri Widanarko, M.KKK, Ph.D., mempresentasikan beberapa skema beasiswa yang dapat diakses oleh mahasiswa Kenya. Beasiswa tersebut meliputi UI Great yang ditujukan bagi mahasiswa pascasarjana, serta UI Shine yang diperuntukkan bagi mahasiswa mengikuti program pertukaran selama satu semester.
Selain itu, mahasiswa asal Kenya juga memiliki kesempatan untuk mengajukan beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) yang ditawarkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia. Drg Baiduri juga menekankan pentingnya proses seleksi yang ketat untuk program ini, di mana dari 1.000 pendaftar hanya 20 mahasiswa terbaik yang dapat diterima di UI. Oleh karena itu, Pemerintah Kenya diharapkan dapat mengirimkan perwakilan yang paling berkualitas.
Tak hanya sekadar beasiswa, dr Agustin juga merekomendasikan agar dibentuk program pertukaran mahasiswa dan dosen antara UI dan institusi pendidikan di Kenya. "Fakultas Farmasi dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI telah menjalin kerja sama dengan beberapa akademisi dari Kenya, termasuk dua dosen dari Strathmore University dan Kenya Medical Research Institute. Ini merupakan langkah awal yang baik untuk memperluas kolaborasi pada jenjang yang lebih besar," tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Duta Besar Galma menyatakan dukungannya dan percaya bahwa kolaborasi ini adalah bentuk nyata dari Kerja Sama Selatan-Selatan antara negara-negara berkembang. Kerja sama ini berpotensi mendorong perubahan kebijakan pendidikan di Kenya, khususnya dalam meningkatkan konektivitas dengan negara yang memiliki program internasional, tandasnya.
Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari pengembangan kerja sama yang lebih erat antara universitas-universitas di Kenya dan Universitas Indonesia, serta berkontribusi dalam penyempurnaan mutu pendidikan di kedua belah pihak.
ANTARA
Kenya dan Universitas Indonesia Jajaki Kerja Sama Pendidikan Berkualitas
Bagikan:

BOGOR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kholidin/Noviera Raih Perak para Panahan Asian Para Games 2026
Petani Tradisional Dituding Sebabkan Karhutla, Akademisi Ilmu Pertanian Angkat Suara
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Kapolres Gumas Tanam 50 Bibit Pucuk Merah di Lahan Bekas Karhutla
OJK Kalteng Manfaatkan Momentum BIK 2026, Dorong Masyarakat Bangun Ketahanan Finansial
Erupsi Gunung Semeru Terjadi Enam Kali dengan Tinggi Letusan Hingga 1,2 Km
Komentar (0)
Memuat komentar…







