MANADO –
**Borneonews - Manado**, BNI Kantor Wilayah 11 yang mencakup Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara berkomitmen untuk meningkatkan inklusi keuangan di Provinsi Sulawesi Utara dengan melibatkan 4.000 Agen46. Langkah ini ditujukan untuk menghadirkan layanan perbankan lebih dekat dengan masyarakat. Pimpinan BNI Wilayah 11 Suluttenggomalut, Lodewyck Z S Pattihahuan, menyatakan bahwa keberadaan Agen46 BNI memungkinkan akses layanan perbankan yang lebih mudah, terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah terpencil. Dengan program ini, masyarakat tidak perlu lagi melakukan perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan perbankan yang mereka perlukan. Inisiatif ini merupakan bagian dari usaha untuk mencapai keuangan inklusif yang diusung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Program ini memfasilitasi penyediaan layanan keuangan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk bank, didukung oleh penggunaan teknologi informasi yang semakin berkembang. Melalui model *laku pandai*, bank tidak perlu lagi hadir secara fisik di masyarakat melalui kantor cabang. Masyarakat kini memiliki kesempatan untuk membuka rekening tabungan dan menarik dana dengan bantuan agen yang disediakan. Model ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas keuangan bagi lebih banyak orang. "Tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan inklusi keuangan yang pada gilirannya dapat berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat," ungkap Lodewyck. BNI bertekad untuk memperkuat dan meningkatkan layanan mereka dengan menawarkan kemudahan dan kenyamanan dalam bertransaksi. Ini akan mencakup seluruh aktivitas operasional melalui berbagai saluran, baik melalui transaksi di outlet BNI maupun layanan digital lainnya, untuk memenuhi kebutuhan transaksi keuangan masyarakat, pemerintah, pelaku usaha, dan investor. Selain itu, BNI juga mengedepankan pelayanan kepada lembaga pendidikan, baik di tingkat sekolah maupun perguruan tinggi. ANTARA