JAYAPURA –
**Borneonews - Jayapura**, Pemerintah Kota Jayapura di Papua menjalin kerjasama dengan Yayasan Wahana Visi Indonesia guna meningkatkan tata kelola pemerintahan, khususnya dalam pengelolaan Dana Otonomi Khusus (Otsus). Senior Program Manajer dari USAID Kolaborasi Wahana Visi Indonesia, Radiko Pinto, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari program yang dirancang oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia, berkolaborasi dengan Pemerintah Amerika Serikat melalui *USAID*. Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan Dana Otsus dapat memberikan dampak yang signifikan pada kesejahteraan Orang Asli Papua (OAP). Pinto menambahkan, program kolaborasi ini tidak hanya fokus pada penguatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam Pemkot Jayapura yang bertanggung jawab mengelola Dana Otsus, tetapi juga berupaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan. Masyarakat diajak untuk aktif melaporkan segala permasalahan, khususnya di bidang pendidikan, seperti kekurangan tenaga pendidik yang bisa disampaikan melalui program ini. Lebih lanjut, Pinto menjelaskan bahwa kerjasama ini juga berupaya untuk mempercepat perubahan regulasi dari pemerintah pusat, serta mengukur kemampuan pemerintah daerah dalam menyesuaikan tata kelolanya. Dia mengapresiasi langkah Pemkot Jayapura dalam berkolaborasi dengan USAID melalui program ini. Sementara itu, Penjabat Wali Kota Jayapura, Christian Sohilait, menjelaskan bahwa kerja sama dengan Yayasan Wahana Visi Indonesia adalah bentuk dukungan yang penting. Dukungan ini diharapkan dapat membantu pihaknya dalam melakukan intervensi yang tepat dalam berbagai kegiatan yang didanai oleh Dana Otsus, sehingga dapat benar-benar menargetkan sasaran yang dimaksud. Sohilait juga menyampaikan apresiasinya kepada Yayasan Wahana Visi Indonesia atas komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan keuangan, khususnya dalam pengelolaan Dana Otsus demi pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat setempat. ANTARA