**Borneonews - Solo,** Pemerintah Kota Surakarta telah berhasil memperoleh penghargaan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) berkat dinilai sebagai pemerintah daerah yang paling inovatif dalam program penyelamatan pangan. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan dari pemerintah pusat terhadap inisiatif daerah dalam mengatasi isu pemborosan pangan yang semakin mendesak.
Dhoni Widianto, Penjabat Sementara Wali Kota Surakarta, menjelaskan bahwa penghargaan ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menghadapi masalah pemborosan pangan. Ia menegaskan bahwa gerakan untuk menghentikan pemborosan pangan memiliki peranan yang sangat penting dan tidak dapat dianggap sepele.
Meskipun pemerintah telah berkomitmen untuk menjalankan program tersebut, Dhoni mengingatkan bahwa terdapat tantangan besar dalam implementasinya, terutama terkait dengan pendidikan dan penyuluhan kepada masyarakat. "Edukasi kepada pihak terkait serta masyarakat sangatlah krusial. Sumber-sumber pemborosan pangan seringkali berasal dari rumah tangga, oleh karena itu, pendidikan di tingkat kelurahan sangat dibutuhkan," ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa edukasi masyarakat adalah salah satu strategi utama dalam mendukung keberhasilan misi pengurangan pemborosan pangan. Pemerintah daerah juga bertekad untuk menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dalam rangka memajukan program ini, termasuk upaya mengoptimalkan penghematan pangan di Kota Solo.
Sementara itu, meskipun hingga saat ini belum ada data yang konkret mengenai tingkat pemborosan pangan di Solo, Dinas terkait terus melakukan penerapan strategi guna mengelola pangan dengan lebih efektif. Salah satu langkah yang diambil adalah memanfaatkan sisa makanan untuk menciptakan produk pangan lainnya.
Budi Murtono, Sekretaris Daerah Kota Surakarta, menambahkan bahwa kota ini sudah melakukan kerjasama dengan kelompok tani untuk memanfaatkan sisa pangan yang ada. "Dengan memaksimalkan sisa pangan, kita bisa mengubahnya menjadi pakan untuk budidaya *maggot*, atau menghasilkan produk lain seperti pupuk," jelasnya.
Selain Pemkot Surakarta, penghargaan yang sama juga diraih oleh Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, yang menunjukkan bahwa upaya untuk mengatasi masalah pemborosan pangan meluas di berbagai daerah.
ANTARA
Pemkot Surakarta Raih Penghargaan Inovasi Penyelamatan Pangan
Bagikan:

SEMARANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Komentar (0)
Memuat komentar…







