BORNEONEWS, Palangka Raya - Truk pengangkut getah karet DA 1292 AE terguling di Jalan Mahir Mahar atau pertigaan Jalan Tjilik Riwut Km 10, Palangka Raya, Sabtu (13/8/2016) sekitar pukul 16.30 WIB. Pengemudi truk bernama Mahlan, 26, didampingi rekannya Ipul, 28, selamat dari maut.

Namun demikian, insiden tersebut sempat menggemparkan warga sekitar termasuk mereka yang lalu lalang melintasi jalan itu. Unit Laka Polres Palangka Raya juga mendatangi lokasi kejadian.

Menurut Mahlan, peristiwa itu bisa terjadi karena pada saat berbelok menuju Jalan Mahir Mahar dari arah Kasongan, muatan getah karet seberat lima ton bergeser ke sebelah kiri. Dia mengaku tak bisa lagi mengendalikan kemudi truk. Akibatnya, truk terus bergerak ke arah kiri dan masuk ke Sungai Pengaringan.

"Muatan karet bergeser ke sebelah kiri. Karena bak juga ada olinya. Bekas ngangkut oli," kata Mahlan kepada Borneonews, Sabtu (13/8/2016).

"Saya tidak ngantuk. Tadi barusan juga istirahat di Km 11," jawab Mahlan ketika ditanya apakah mengantuk?

Dia menuturkan, karet seberat lima ton itu baru saja diambil dari Jalan Tjilik Riwut Km 47. Rencananya, akan dibawa ke Pelabuhan Trisaksi, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Pekerjaan mengangkut lima ton karet sebenarnya sudah menjadi aktivitas sehari-hari bagi Mahlan. Sedangkan khusus angkutan dari Kalteng-Kalsel, seminggu tiga kali.

"Saya sudah biasa ngangkut karet. Ini tadi karena ada oli di bak sehingga beban bergeser pada saat saya berbelok," tuturnya.

Pantauan Borneonews, sampai pada pukul 18.30 WIB, truk tersebut belum dievakuasi. Sementara itu, aparat kepolisian di lokasi kejadian menyebut bahwa insiden itu murni kecelakaan tunggal. Namun demikian, Mahlan akan dimintai keterangan lebih lanjut. (BUDI YULIANTO/m)