PADANG –
**Borneonews - Padang**, Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan di Sumatera Barat mengungkapkan keyakinannya bahwa pertumbuhan ekonomi di provinsi tersebut akan menunjukkan tren positif menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan berlangsung pada tahun 2024. Kepala Kantor Wilayah DJPb Provinsi Sumatera Barat, Syukriah, menjelaskan bahwa pelaksanaan pilkada serentak ini akan menyebabkan peningkatan transfer dana ke daerah. "Transfer ke daerah untuk keperluan pilkada diperkirakan sekitar Rp500 miliar," ujarnya di Padang. Dana yang dialokasikan oleh pemerintah pusat akan disalurkan kepada 19 kabupaten dan kota serta satu provinsi di Ranah Minang. Peningkatan anggaran tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap daya beli masyarakat setempat. Syukriah menambahkan, "Pasti akan ada pertumbuhan ekonomi, karena peningkatan belanja terkait kebutuhan pilkada juga akan terjadi, selain belanja rutin dari masing-masing pemerintah daerah." Ketika ditanyakan mengenai proyeksi pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat saat pelaksanaan pilkada, Syukriah menyatakan bahwa saat ini pihaknya belum dapat memberikan angka pasti. Ia menekankan perlunya perbandingan data dengan pelaksanaan pilkada sebelumnya, yaitu pada tahun 2019. "Kami belum melakukan perbandingan data dengan Pilkada 2019. Namun kami tetap optimis bahwa pertumbuhan ekonomi dapat tercapai hingga bulan Desember 2024," ungkapnya. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa secara umum, pendapatan Provinsi Sumatera Barat didominasi oleh pajak dalam negeri, pendapatan negara bukan pajak (*PNBP*), serta pemasukan dari badan layanan umum (*BLU*). Dari ketiga sumber pendapatan ini, sektor administrasi pemerintahan memberikan kontribusi yang lebih signifikan dibandingkan dua sektor lainnya. Hal ini berimbas positif pada penerimaan negara melalui pajak yang diperoleh dari sektor administrasi. Meski terdapat tekanan dari perekonomian global akibat ketegangan politik di berbagai wilayah serta faktor perang dagang, ekonomi Provinsi Sumatera Barat tetap menunjukkan pertumbuhan positif di triwulan II tahun 2024 sebesar 4,71 persen secara *year on year*. Pertumbuhan ini didorong oleh seluruh sektor utama, termasuk pertanian, transportasi, perdagangan, industri pengolahan, serta pergudangan yang tumbuh dengan baik. ANTARA