JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Relawan dari Seknas Indonesia Maju telah menyatakan komitmennya untuk mendirikan posko pemenangan bagi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Ridwan Kamil dan Suswono, yang dikenal dengan singkatan RIDO. Rencana ini mencakup pendirian posko di 44 kecamatan yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta. Ketua Umum Seknas Indonesia Maju, Monisyah, menjelaskan bahwa langkah tersebut bertujuan untuk menyosialisasikan pasangan calon kepada masyarakat di Jakarta. Dalam pernyataannya, ia menekankan pentingnya mendirikan posko pemenangan untuk menjaring aspirasi masyarakat yang nantinya dapat menjadi masukan berharga bagi pasangan RIDO. Lebih lanjut, anggota pengurus Seknas Indonesia Maju dijadwalkan untuk turun langsung ke lapangan. Mereka akan menyampaikan berbagai program yang ditawarkan oleh pasangan RIDO guna meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai visi dan misi mereka. Monisyah juga menyoroti hasil survei yang menunjukkan tingginya elektabilitas RIDO. Ia menganggap ini sebagai indikasi kepercayaan yang tinggi dari warga Jakarta terhadap pasangan calon tersebut, dengan harapan bahwa Jakarta akan mengalami kemajuan yang signifikan di masa depan. Teddy Mulyadi, Ketua Seknas Indonesia Maju DKI Jakarta, menambahkan bahwa dukungan kepada RIDO merupakan kelanjutan dari sukses sebelumnya, di mana Seknas mampu membantu memenangkan Prabowo dan Gibran dalam pemilihan presiden dan wakil presiden yang berlangsung pada tahun 2024. Ia menegaskan bahwa relawan akan bekerja keras untuk memastikan kemenangan Ridwan Kamil dan Suswono. Satu di antara bentuk kegiatan yang direncanakan adalah mengadakan senam pagi bersama masyarakat di Sekretariat Seknas Indonesia Maju sebagai salah satu upaya penggalangan dukungan. Program-program yang diusung oleh pasangan RIDO dinilai sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat Jakarta, mencakup berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan, pembangunan karakter, perbaikan transportasi, penanggulangan kemacetan, perumahan, dan sektor-sektor penting lainnya. ANTARA