**Borneonews - Samarinda**, Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Kalimantan Timur mencatatkan kenaikan pada periode 16 hingga 30 September 2024. TBS kini terjual seharga Rp2.837,99 per kilogram, meningkat sedikit jika dibandingkan dengan harga sebelumnya pada periode 1 hingga 15 September yang tercatat sebesar Rp2.815,37 per kilogram.
Menurut Muhammad Arnains, Kepala Bidang Usaha Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur, harga yang diinformasikan ini berlaku untuk TBS yang dihasilkan dari pohon kelapa sawit dengan umur 10 tahun ke atas. Sementara itu, untuk pohon kelapa sawit dengan umur lebih muda, harga jualnya cenderung sedikit lebih rendah.
Arnains menjelaskan, tim penetapan harga TBS terdiri dari berbagai sektor, yang melibatkan Dinas Perkebunan Kaltim, perwakilan dari kelompok pekebun, serta wakil dari sejumlah perusahaan yang bergerak di industri sawit. Dia juga menekankan bahwa harga TBS yang telah ditetapkan tersebut hanya berlaku bagi kebun plasma dan kebun kemitraan, termasuk kebun swadaya masyarakat yang menjalin kerja sama dengan pabrik, sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 01/Permentan 120/1/2018.
Ia menambahkan, penting bagi para pekebun kelapa sawit untuk membentuk kelompok dan menjalin kemitraan dengan pabrik pengolahan minyak sawit. Dengan cara ini, harga jual TBS dapat terhindar dari permainan tengkulak. Organisasi yang kuat di tingkat pekebun diharapkan dapat meningkatkan daya tawar mereka dalam pasar.
Kenaikan harga TBS di Kalimantan Timur terlihat dalam empat periode terakhir. Pada periode 1 hingga 15 Agustus harga TBS mencapai Rp2.693,69 per kilogram, yang kemudian melesat menjadi Rp2.752,49 pada periode 16 hingga 31 Agustus, lalu meningkat lagi menjadi Rp2.815,37 pada periode 1 hingga 15 September, dan terakhir mencapai Rp2.837,99 di periode terbaru.
Sementara itu, untuk TBS yang dipanen dari pohon dengan umur di bawah 10 tahun, rinciannya sebagai berikut: dari pohon berumur tanam 3 tahun ditetapkan sebesar Rp2.500,45 per kilogram, naik dari Rp2.480,71 pada periode sebelumnya. Untuk pohon berumur 4 tahun, harganya menjadi Rp2.668,25 per kilogram, naik dibandingkan Rp2.647,45 per kilogram sebelumnya.
Sementara itu, harga TBS dari pohon berumur 5 tahun ditetapkan di angka Rp2.682,91 per kilogram. Untuk pohon berumur 6 tahun harganya adalah Rp2.711,45, pohon berumur 7 tahun di Rp2.727,60, pohon berumur 8 tahun Rp2.748,24, dan TBS dari pohon berumur 9 tahun naik menjadi Rp2.804,95.
Beralih ke komoditas lainnya, harga *crude palm oil* (CPO) tertimbang pada periode 16 hingga 30 September tercatat sebesar Rp12.670,09 per kilogram, menunjukkan kenaikan tipis dari periode sebelumnya yang tercatat di Rp12.612,29 per kilogram.
Sedangkan untuk harga kernel atau inti sawit, rata-rata tertimbangnya ditetapkan sebesar Rp8.466,55 per kilogram, mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan periode sebelumnya yang hanya mencapai Rp8.212,37 per kilogram.
ANTARA
Kenaikan Harga TBS Kelapa Sawit di Kaltim Hingga Rp2.837,99 per Kg
Bagikan:

SAMARINDA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Leo/Daniel Kandas di Semifinal French Open
Polres Barito Timur Kerahkan 38 Personel Padamkan Karhutla di Murutuwu
Veda Ega Sebut Tugasnya Belum Usai Setelah Berada di Pole Position
Sembilan Hari Risnayati Hilang, Pencarian Terkendala Kabut Asap Karhutla
Indonesia Lampaui Target Emas Asian Para Games 2026
Rian/Daniel ke Final Kudus Indonesia Masters Usai Menang Tiga Gim
Komentar (0)
Memuat komentar…







