BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarmasin**, Biro Sumber Daya Manusia Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan berinisiatif memberikan pelatihan kepada 80 anggotanya dalam menghadapi masa purnabakti. Pelatihan ini mencakup berbagai keterampilan di bidang budidaya, yang meliputi usaha pertanian, perkebunan, serta perikanan. Kombes Pol Muhammad Arif Sugiarto, Kepala Biro SDM Polda Kalsel, menjelaskan bahwa pelatihan berlangsung selama tiga hari. Dalam rangka pembelajaran yang lebih efektif, para peserta melakukan kunjungan ke lokasi usaha budidaya. Dengan demikian, diharapkan mereka dapat memperoleh pengetahuan secara mendalam dan memperluas wawasan terkait bidang yang dipelajari. Kegiatan pelatihan ini bertemakan "siap fisik, siap mental, siap spiritual, dan siap finansial", yang ditujukan kepada pegawai negeri di lingkungan Polri yang akan memasuki masa pensiun. Peserta pelatihan dibagi menjadi dua lokasi, yang pertama di Balai Perikanan dan Kelautan Budi Daya Air Tawar yang terletak di Desa Mandiangin, Kabupaten Banjar. Di lokasi ini, anggota Polri mempelajari berbagai teknik dalam usaha budidaya perikanan. Selanjutnya, peserta berkunjung ke kebun melon di Desa Batilai, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Kebun melon ini terkenal berhasil memproduksi ribuan buah setiap kali panen dan menjadi salah satu objek wisata pemandangan petik melon yang populer di kalangan pengunjung setiap akhir pekan. Arif menekankan bahwa pelatihan keterampilan ini merupakan inisiatif inovatif untuk membantu anggota dan PNS Polri mempersiapkan kehidupan mereka setelah tidak lagi aktif dalam dinas. Dengan keterampilan yang diperoleh, diharapkan mereka dapat memilih untuk berusaha di berbagai sektor, sehingga tidak perlu merasa khawatir akan kesempatan kerja di masa pensiun. "Sudah tentu, kami akan merasa bangga jika para pensiunan Polri dapat sukses menjalankan usaha sendiri, bahkan mampu menciptakan lapangan kerja bagi orang lain sehingga dapat saling membantu," ujar Arif. Kapolda Kalsel, Irjen Pol Winarto, juga memberikan perhatian khusus terhadap persiapan masa pensiun bagi anggota dan PNS Polri. Ia mendorong agar mereka yang sudah mendekati akhir masa dinas mampu menjalani hidup secara produktif, berdaya, dan mandiri meskipun sudah tidak lagi berkecimpung dalam kegiatan dinas aktif. ANTARA