JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk aktif menunaikan zakat pendapatan. Tindakan ini diharapkan dapat mendukung program Badan Amil Zakat Nasional dan Badan Amil Zakat Infak Sedekah (Baznas-Bazis) di daerah mereka. Saat menghadiri rapat koordinasi mengenai Laporan Pendayagunaan Zakat Infaq dan Sedekah (ZIS) untuk tahun anggaran 2023-2024, Fadjar mengungkapkan pentingnya dukungan ASN. Ia menekankan bahwa partisipasi ASN akan sangat berkontribusi dalam mewujudkan penunaian zakat pendapatan, yang pada gilirannya akan membantu program-program yang dicanangkan oleh Baznas-Bazis di Kabupaten Kepulauan Seribu. Fadjar juga menyatakan bahwa program Baznas-Bazis di Kabupaten Kepulauan Seribu telah beroperasi setiap tahunnya dengan tujuan membantu masyarakat, baik dalam bidang sosial, pendidikan, maupun kesehatan. "Baznas-Bazis mengelola ZIS yang dikumpulkan, termasuk zakat pendapatan dari ASN dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Kepulauan Seribu. Hasil penyaluran zakat ini sudah menunjukkan dampak yang positif," ujarnya. Menurut data yang diperoleh dari Baznas-Bazis, dana zakat yang berhasil dikumpulkan akan digunakan untuk berbagai program selama periode 2023-2024. Beberapa program tersebut mencakup bantuan beasiswa bagi 169 mahasiswa asal Kepulauan Seribu, pembiayaan untuk tebus ijazah, dan santunan untuk masyarakat. Selain itu, Baznas-Bazis juga menyediakan bantuan untuk bedah rumah, bantuan sosial di bidang kesehatan, dukungan terhadap kegiatan keagamaan, serta program Safari Ramadhan dan bantuan untuk masjid dan mushala. Lebih lanjut, Lukman Hakim, selaku Pelaksana Tugas Koordinator Baznas-Bazis Kepulauan Seribu, menekankan harapannya agar ASN dan CPNS terus memberikan dukungan dalam menunaikan zakat pendapatan. Ia yakin bahwa partisipasi mereka akan memberikan dorongan signifikan terhadap berbagai program yang dijalankan oleh Baznas-Bazis di wilayah tersebut. Badan Amil Zakat Nasional di kabupaten ini menargetkan pengumpulan ZIS mencapai Rp5,5 miliar pada tahun 2024. Pada tahun sebelumnya, pengumpulan zakat mencapai Rp2,74 miliar, dan proyeksi untuk tahun ini ditingkatkan menjadi Rp5,5 miliar. Upaya ini menunjukkan komitmen yang kuat untuk memberdayakan masyarakat melalui program yang memiliki dampak langsung. ANTARA