BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Saat ini kesempatan mendapatkan ilmu pengetahuan di luar sekolah mulai diminati warga bermukim di pedesaan. Seperti warga Desa Tanjung Terantang Kecamatan Arut Selatan (Arsel) Pangkalan Bun Kotawaringin Barat (Kobar), setelah menerima hibah perpustakaan dari Yayasan Orangutan Indonesia (Yayorin).

Perangkat desa setempat meminta bantuan Kantor Perpustakaan dan Arsip daerah (KPAD) Kobar untuk bersedia menjadi pendanmping pengembangan perpustakaan desa. 

Kepala KPAD Kobar Safwan Minggu (14/8/2016) menjelaskan ada beberapa program yang bakal dilaksanakan dalam hal pendampingan perpustakaan di Desa Tanjung Terantang ini.

“Tentunya kita harus melihat kondisi sosial disdesa tersebut. Mayoritas penduduknya berprofesi sebagai apa? dan apa yang diminati oleh warga setempat," ujarnya.

Hal ini, lanjutnya, merupakan salah satu poin penting guna menarik sebanyak-banyaknya keterlibatan masyarakat untuk berkegiatan di perpuskaan desa. 

"Karena mayoritas penduduk berprofesi sebagai petani, maka rencananya akan dilaksanakan program pendidikan yang ada hubungannya dengan pertanian," jelasnya. 

Menurutnya untuk tahap awal, pada awal Agustus ini pihaknya  telah melakukan beberapa kegiatan yang bertujuan menarik hati masyarakt berkegiatan di perpustakaan tersebut. 

"Bagi kaum ibu,kita berikan penyuluhan bagaimana tips dan trik memilih kosmetik tanpa mnengandung merkuri atau zat berbahaya. kemudian bagi anak-anak setingkat TK, kita menggelarvkegiatan semacam field trip atau kunjungan lapangan. Tujuanya untuk mendekatkan setiap warga denagn perpustakaan," ujarnya.  (WAHYU KRIDA/m)