**Borneonews - Tanjung Selor**, Penjabat Sementara (Pjs.) Gubernur Kalimantan Utara, Togap Simangunsong, telah melakukan pertemuan dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk membahas pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak yang akan berlangsung pada tahun 2024. Pertemuan ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua aspek terkait pelaksanaan pilkada berjalan dengan baik dan aman.
Dalam pertemuan tersebut, Togap Simangunsong menyampaikan bahwa agenda tidak hanya berfokus pada pelaksanaan pilkada, tetapi juga mencakup berbagai isu penting lainnya, termasuk keamanan, stabilitas ekonomi, serta langkah-langkah pencegahan terhadap gangguan selama proses pilkada. Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan menjelang pelaksanaan pemilu untuk mencegah potensi gangguan yang dapat mengganggu kelancaran acara ini.
Forkopimda Kaltara telah sepakat untuk melakukan pemantauan yang lebih intensif terhadap aktivitas selama masa kampanye. Tindakan ini sangat diperlukan agar dapat mencegah munculnya gangguan keamanan, khususnya di daerah perbatasan antara Republik Indonesia dan Malaysia. Menurut Togap, panjangnya perbatasan Kaltara dengan Malaysia memerlukan kewaspadaan tinggi agar tidak ada infiltrasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Selain itu, selama pertemuan, juga dibahas mengenai kondisi ekonomi Kaltara. Stabilitas inflasi yang terjaga pada kisaran 1,5 hingga 1,6% sejak awal tahun 2024 dinilai berkontribusi terhadap kestabilan ekonomi secara keseluruhan, serta menjaga keterjangkauan harga pangan. Togap percaya bahwa kondisi ekonomi yang stabil akan menciptakan suasana yang mendukung selama pelaksanaan Pilkada.
Ia menambahkan, "Stabilitas ekonomi yang terjaga menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat. Hal ini menunjukkan ketelitian Forkopimda dalam merencanakan langkah-langkah untuk mencegah kemungkinan masalah yang bisa muncul di tengah proses pemilu.
Untuk menjamin bahwa pelaksanaan Pilkada berjalan dengan aman dan lancar, Forkopimda sepakat untuk memperkuat koordinasi antar lembaga. Salah satu langkah yang diambil adalah membentuk Desk Pilkada dengan melibatkan Sekretaris Daerah (Sekda) sebagai ketua. Ini menunjukkan komitmen kolektif untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pemilihan.
"Koordinasi yang baik antara lembaga sangat krusial untuk mencegah terjadinya gesekan maupun konflik," tutup Togap, menekankan pentingnya kolaborasi dalam upaya menjaga keamanan daerah menjelang Pilkada.
ANTARA
Forkopimda Kaltara Bahas Keamanan dan Ekonomi Jelang Pilkada 2024
Bagikan:

TANJUNG SELOR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kholidin/Noviera Raih Perak para Panahan Asian Para Games 2026
Petani Tradisional Dituding Sebabkan Karhutla, Akademisi Ilmu Pertanian Angkat Suara
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Kapolres Gumas Tanam 50 Bibit Pucuk Merah di Lahan Bekas Karhutla
OJK Kalteng Manfaatkan Momentum BIK 2026, Dorong Masyarakat Bangun Ketahanan Finansial
Erupsi Gunung Semeru Terjadi Enam Kali dengan Tinggi Letusan Hingga 1,2 Km
Komentar (0)
Memuat komentar…







