BATAM –
**Borneonews - Batam**, Pemerintah Kota Batam, yang terletak di Kepulauan Riau, meluncurkan Program Jumat Literasi dan Edukasi (Jesika) sebagai upaya untuk memperkuat kompetensi serta kapabilitas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Kasubag Umum dan Kepegawaian BPKAD, Teti Marni, menyampaikan bahwa Program Jesika merupakan inovasi yang menawarkan pembelajaran yang bisa dilakukan secara *daring* maupun secara klasikal. Diharapkan, inisiatif ini akan berimbas positif terhadap peningkatan kompetensi pegawai dan, pada akhirnya, memperbaiki kualitas pelayanan kepada organisasi perangkat daerah (OPD). “Kegiatan ini berlangsung setiap dua minggu sekali pada hari Jumat dan diikuti oleh ASN yang berada di lingkungan BPKAD Kota Batam,” ujar Teti. Lingkup yang ditangani oleh BPKAD mencakup bidang anggaran, perbendaharaan, aset, dan akuntansi. Pada pelaksanaan perdana Program Jesika, pembahasan difokuskan pada proses penyusunan anggaran. Hal ini mencakup alur penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) hingga fase penetapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Batam. “Ke depannya, kami harapkan ASN di lingkungan BPKAD dapat meningkatkan keterampilan teknis dan manajerial mereka. Ini penting untuk mendorong efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah,” lanjutnya. Dengan program ini, para pegawai memiliki kesempatan untuk mengembangkan pengetahuan serta keterampilan baru yang dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam menjalankan tugas. Teti juga menambahkan bahwa Program Jesika merupakan bagian dari rancangan aksi perubahan dalam Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan II Tahun 2024. “Diharapkan, dengan adanya Program Jesika, kualitas layanan kepada masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya dapat terus meningkat,” pungkasnya. ANTARA