**Borneonews - Jakarta**, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia mengumumkan bahwa program Dana Kemitraan Peningkatan Teknologi Industri (DAPATI) dirancang untuk memberikan dukungan langsung kepada industri kecil dan menengah (IKM) dalam meningkatkan kapasitas produksi. Program ini berfokus pada pemanfaatan teknologi modern untuk mempercepat pertumbuhan sektor IKM di tanah air.
Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI), Andi Rizaldi, menjelaskan bahwa DAPATI merupakan wujud nyata dari komitmen kementerian untuk memajukan IKM. Dengan mengadopsi teknologi mutakhir dan menyediakan bimbingan teknis, Kemenperin optimis bahwa IKM dapat mencapai standar kualitas yang lebih tinggi dan memperluas kapasitas produksinya.
Salah satu contoh keberhasilan yang bisa dilihat dari program DAPATI adalah IKM Menteku yang berlokasi di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Perusahaan ini dikenal sebagai produsen kacang mete serta mete krispi. Berdasarkan laporan, program ini telah berhasil meningkatkan kapasitas produksi IKM Menteku hingga 25 persen, sekaligus mengurangi tingkat cacat produk sebanyak 20 persen.
Andi Rizaldi menekankan bahwa program ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kontribusi para pelaku IKM di Indonesia. Sektor IKM sendiri memainkan peranan vital, mencakup sekitar 90 persen dari total usaha yang ada dan menyerap lebih dari 60 persen tenaga kerja nonpertanian.
Kepala Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim (BBSPJIHPMM), Shinta Virdhian, menambahkan bahwa implementasi DAPATI mencakup berbagai tahap penting. Tahapan tersebut dimulai dari verifikasi masalah, pengujian awal kualitas produk, hingga desain dan pengujian alat pengering baru yang mengusung sistem otomatisasi.
Dalam setiap fase, pihaknya juga memberikan pendampingan untuk penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) guna memastikan alat yang digunakan berfungsi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
"Melalui penerapan teknologi terbaru ini, kami berusaha membantu IKM dalam menghadapi tantangan produksi dan memperkuat daya saing produk di pasar. Program ini adalah langkah strategis kami untuk memajukan industri kecil dan menengah di Indonesia. Kami yakin hasil positif dari inisiatif ini akan memberikan inspirasi bagi industri lainnya," pungkasnya.
ANTARA
Dukungan Kemenperin Tingkatkan Kapasitas Produksi IKM Melalui DAPATI
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Saingi China, Pabrik Mobil Jepang Pangkas Masa Pengembangan Model Baru
PDIP Dukung Revisi UU Peradilan Militer Pascaputusan MK
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Komentar (0)
Memuat komentar…







