SURABAYA –
**Borneonews - Surabaya**, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, dan Duta Besar Guatemala untuk Indonesia, Maynor Jacobo Cuyún Salguero, melakukan pertemuan untuk membahas potensi peningkatan kerja sama di sektor ekonomi. Pertemuan tersebut berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada hari Senin. Adhy Karyono menyatakan bahwa inti dari pertemuan ini adalah keinginan Dubes Guatemala untuk memperkuat hubungan kerja antara Guatemala dan Indonesia, khususnya dengan Jawa Timur yang dikenal sebagai provinsi dengan kekuatan signifikan dalam bidang industri perdagangan serta manufaktur. Menurutnya, Dubes Maynor sangat mengapresiasi pencapaian yang telah diraih oleh Jawa Timur, sehingga menunjukkan ketertarikan untuk membangun kerja sama lebih lanjut. Salah satu bentuk kolaborasi yang diusulkan adalah menciptakan hubungan *sister city* antara Kota Surabaya dan Kota Quetzaltenango. Quetzaltenango merupakan kota kedua terbesar di Guatemala dan juga terkenal sebagai kota industri. Dalam hal neraca perdagangan, Jawa Timur mengalami surplus dengan Guatemala yang diproyeksikan mencapai 1,25 juta dolar AS pada tahun 2024. Nilai ekspor Jawa Timur ke Guatemala pada tahun yang sama diperkirakan mencapai 1,28 juta dolar AS. Peringkat Guatemala sebagai tujuan ekspor dari Jawa Timur juga menunjukkan peningkatan yang signifikan, dari urutan ke-83 pada tahun 2023 menjadi posisi ke-10 antara Januari hingga Maret 2024. Adhy menyampaikan harapan untuk menjalin kerja sama yang lebih intensif antara kedua belah pihak. Ia mencatat bahwa Guatemala merupakan salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia, dan ia menerima kopi tersebut secara khusus dari Dubes Maynor. Sementara itu, Jawa Timur juga memproduksi kopi dengan total sebanyak 72.825 ton pada tahun 2023, yang membuka peluang untuk kolaborasi lebih lanjut. Dalam waktu dekat, Guatemala dan Jawa Timur berencana untuk menyelenggarakan agenda *business matching*, dengan harapan bahwa pengusaha dari kedua wilayah dapat saling berkunjung. “Kami berupaya untuk dapat mengadakan misi dagang antara Guatemala dan Jawa Timur. Semakin banyak kolaborasi yang kita lakukan dengan negara lain, maka semakin baik peluang yang ada,” imbuh Adhy. Ia juga menyoroti bahwa negara-negara di Amerika Latin mulai menunjukkan ketertarikan untuk bekerja sama dengan Jawa Timur, yang membuka jalan bagi pembangunan bersama. Dubes Maynor Jacobo juga menyampaikan apresiasi terhadap sambutan hangat yang diterima dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kedatangannya di Surabaya bertujuan untuk memperkuat kerja sama bilateral. Selain itu, Guatemala sangat tertarik untuk mengembangkan pertukaran budaya dan menjalin kolaborasi dengan berbagai universitas di Jawa Timur dalam bidang pendidikan. “Surabaya dan Jawa Timur memiliki peran yang sangat penting bagi Indonesia. Oleh karena itu, kami berharap untuk mengembangkan program *sister city* yang tidak hanya fokus pada *tourism* tetapi juga mencakup sektor perdagangan,” ujar Dubes Maynor. ANTARA