BENGKULU –
**Borneonews - Kota Bengkulu**, Ratusan hewan peliharaan seperti kucing dan anjing di Kota Bengkulu telah menjalani vaksinasi rabies secara gratis. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia. Menurut Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu, drh Henny Kusuma Dewi, pihaknya saat ini sedang aktif memberikan vaksinasi gratis kepada masyarakat yang memiliki hewan penular rabies (HPR). Tujuan utama dari vaksinasi ini adalah untuk mencegah penularan penyakit rabies di wilayah tersebut. Salah satu pencinta hewan di Kota Bengkulu, Lina, mengungkapkan rasa syukurnya atas inisiatif pemberian vaksin rabies gratis untuk hewan peliharaan. Lina berharap agar program seperti ini dapat berlanjut di masa mendatang. “Saya merasa sangat terbantu dengan adanya vaksinasi gratis ini. Semoga ke depannya akan terus ada vaksinasi rabies gratis di Kota Bengkulu,” ujarnya. Pemerintah kota sudah menyiapkan sebanyak 750 ribu dosis vaksin rabies gratis untuk masyarakat pemilik hewan peliharaan. Penyediaan vaksin ini merupakan bagian dari peringatan Hari Rabies Sedunia yang dikenal dengan nama *Word Rabies Day*. Anggaran untuk 750 ribu dosis vaksin tersebut bersumber dari APBD Kota Bengkulu tahun 2024. Henny juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar membawa hewan peliharaannya ke Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu untuk mendapatkan vaksin rabies. Ia menekankan pentingnya vaksinasi ini agar hewan peliharaan tidak tertular penyakit rabies. “Pemberian vaksin rabies itu tidak hanya sekali, tetapi harus dilakukan setiap delapan bulan atau setidaknya sekali dalam setahun,” ujarnya. Langkah ini sangat penting demi melindungi hewan peliharaan dari potensi terjangkitnya penyakit berbahaya seperti rabies, yang diketahui bisa menyerang semua hewan berdarah panas serta manusia. Selain itu, rabies merupakan penyakit zoonosis yang sangat berbahaya dan dapat berakibat fatal, bahkan hingga menyebabkan kematian. ANTARA