PALEMBANG –
**Borneonews - Baturaja**, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Baturaja, yang berlokasi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, baru-baru ini melaksanakan pemeliharaan pada Gardu Induk 150 kV Pendopo. Pemeliharaan ini dilakukan tanpa menghentikan aliran listrik, demi menjaga kualitas jaringan kelistrikan bagi para pelanggan di area tersebut. Manajer PLN UPT Baturaja, Sugandhi, menjelaskan bahwa pemeliharaan yang direncanakan tersebut merupakan langkah preventif untuk mencegah kerusakan yang tidak terduga pada peralatan dan aset yang ada. Dalam perawatan yang berlangsung selama tiga jam tersebut, tim melakukan kerja di bawah kondisi sistem yang bertegangan, yang dikenal sebagai *Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB)*. Pekerjaan pemeliharaan kali ini berfokus pada penggantian *HV clamp* dan dilaksanakan oleh tim PDKB yang telah memiliki sertifikat kompetensi yang dikeluarkan oleh lembaga sertifikasi terkait. Upaya ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap tindakan pemeliharaan dilakukan oleh tenaga ahli yang telah terlatih, mengikuti standar operasi prosedur (SOP) dan instruksi kerja (IK) yang berlaku, serta memprioritaskan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Sugandhi menekankan bahwa pemeliharaan Gardu Induk Pendopo dilakukan dalam kondisi bertegangan agar pasokan listrik tetap terjamin. Ini adalah bagian dari komitmen PLN untuk menyediakan kebutuhan listrik yang andal dan berkelanjutan tanpa gangguan bagi para pelanggan. “Keselamatan kerja adalah prioritas utama dan harus selalu mematuhi SOP yang sudah ditetapkan, mengingat pekerjaan ini memiliki tingkat risiko yang tinggi,” ungkap Sugandhi. Asisten Manajer PDKB PLN UPT Baturaja, Iwan Safarudin, menambahkan bahwa pemeliharaan yang dilakukan ini bertujuan untuk menjaga agar Gardu Induk Pendopo tetap dalam kondisi optimal, dengan kapasitas penyaluran energi mencapai 48 MW selama proses pemeliharaan. "Kami senantiasa memastikan keandalan instalasi listrik, sehingga PLN dapat memberikan pelayanan listrik yang dapat diandalkan dan terjamin bagi masyarakat," tutup Iwan. ANTARA