**Borneonews - Jakarta**, Calon gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan komitmennya untuk membangun pagar pembatas bagi rumah-rumah warga yang berada di sekitar rel kereta api Cideng, Gambir, Jakarta Pusat. Ia mengemukakan hal tersebut setelah melakukan tindak lanjut dengan warga dan melihat langsung kondisi lingkungan yang kurang terproteksi.
Pramono memperoleh informasi terkait permohonan pembangunan pagar dan perbaikan saluran air yang telah diajukan oleh warga melalui proposal. Ia mencatat keluhan masyarakat yang menginginkan adanya infrastruktur pengaman di area tersebut. Menurutnya, penting bagi setiap individu untuk hidup dengan aspek *value* yang memadai.
"Demi mengatasi hal ini, saya berkomitmen untuk memenuhi proposal tersebut. Apabila ada kendala, saya siap mencari solusi. Saya percaya bahwa masyarakat berhak mendapat perlindungan," ujar Pramono dalam keterangannya di Jakarta.
Pramono berkesempatan untuk meninjau dokumen yang disusun oleh warga di RW 01, RW 03, dan RW 07 mengenai permintaan pemagaran yang diharapkan dapat memisahkan area permukiman dari rel kereta api. Ia menilai, isu mendasar yang dihadapi oleh warga sekitar rel adalah tidak adanya saluran pembuangan yang memadai serta pagar pengaman yang bisa mengurangi risiko kecelakaan.
Dalam penjelasannya, Pramono menjelaskan bahwa biaya untuk proyek ini tidaklah tinggi. Ia menegaskan bahwa hal ini merupakan bentuk kepedulian pribadi bagi dirinya. Ia juga telah berkoordinasi dengan anggota DPRD Jakarta dari daerah tersebut untuk memfasilitasi dan merealisasikan proposal yang diajukan oleh masyarakat.
Lebih lanjut, Pramono menekankan bahwa permasalahan ini mesti mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Ia berkomitmen untuk memperhatikan kesejahteraan masyarakat di sekitar rel kereta api. "Kebijakan seperti ini menunjukkan seberapa serius seorang pemimpin menghadapi isu-isu di lapangan, terutama yang menyentuh langsung kehidupan sehari-hari warga," tegasnya.
Selain pembahasan mengenai pagar, Pramono juga mengungkapkan rencananya untuk memasang kamera pengawas (*CCTV*) di setiap RT/RW. Pemasangan *CCTV* ini bertujuan untuk mengurangi tindak kejahatan dan meningkatkan keamanan di lingkungan masyarakat.
"Penggunaan *CCTV* di tingkat RT/RW merupakan langkah strategis untuk memastikan keamanan. Dengan sistem pengawasan yang baik, diharapkan dapat mencegah berbagai bentuk kriminalitas, termasuk perundungan, kekerasan seksual, dan penyalahgunaan narkoba," pungkas Pramono.
Dalam konteks Pilkada DKI Jakarta, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan nomor urut pasangan calon, di mana Ridwan Kamil-Suswono berada di nomor urut 1, Dharma Pongrekun-Kun Wardana di nomor urut 2, dan Pramono Anung-Rano Karno menempati nomor urut 3.
ANTARA
Pramono Anung Janji Bangun Pagar dan CCTV di Rel Cideng
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Jadwal Super League: Persib Hadapi Garudayaksa, Derbi Suramadu Warnai Pekan Ketujuh
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Komentar (0)
Memuat komentar…







