JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Ketua DPP Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) Nusa Tenggara Barat, Lalu Kusnawan, menyampaikan bahwa kenaikan tarif akomodasi sehubungan dengan penyelenggaraan *MotoGP* Mandalika pekan lalu sudah sejalan dengan ketentuan yang berlaku. Dalam sebuah konferensi pers yang berlangsung di Jakarta dan dihadiri oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Lalu menegaskan bahwa semua anggota IHGMA telah mematuhi Peraturan Gubernur Nomor 9 Tahun 2022 yang mengatur tentang operasional jasa akomodasi. Lalu menjelaskan, "Kenaikan harga sudah diatur, dengan batas maksimum hingga tiga kali lipat dari harga normal untuk akomodasi yang berada di lokasi-lokasi utama." Aturan ini memisahkan tarif maksimal berdasarkan lokasi hotel. Khusus untuk hotel yang terletak di lokasi utama, mereka diperbolehkan untuk menetapkan harga hingga tiga kali lipat dari tarif reguler. Di sisi lain, hotel yang berada di kawasan sub utama dapat menaikkan tarif hingga dua kali lipat, sedangkan penginapan di lokasi penyangga hanya diperkenankan untuk menaikkan harga sekali lipat. Meskipun terdapat kenaikan tarif yang signifikan di hotel-hotel yang berada di lokasi utama dan sub utama, Lalu menjelaskan bahwa masih tersedia banyak pilihan akomodasi, terutama yang berada di luar zona utama. Hal ini disebabkan hampir 95 persen kamar di lokasi utama sirkuit sudah terpesan oleh tim *MotoGP*. Lebih lanjut, Lalu menyampaikan hasil koordinasi dengan Dinas Pariwisata Provinsi NTB dan asosiasi *homestay*, yang menunjukkan bahwa masih banyak kamar yang kosong. "Tiga pekan sebelum penyelenggaraan, masih banyak kamar yang tersedia," ungkapnya. Lalu juga menekankan bahwa mekanisme pasar berperan penting dalam penetapan harga, terutama pada saat permintaan meningkat seperti saat penyelenggaraan *event* internasional *MotoGP*. "Ini adalah fenomena global, hubungan antara *supply and demand* selalu berinteraksi," tambahnya. Lalu memberikan saran kepada Mandalika Grand Prix Association (MGPA), selaku pengelola *event* *MotoGP* Indonesia, untuk melakukan koordinasi yang lebih awal dengan asosiasi hotel. Salah satu langkah yang dirasa tepat adalah dengan merancang paket *bundling* tiket yang melibatkan hotel-hotel anggota IHGMA. Pendekatan ini bertujuan agar para wisatawan dapat dengan mudah memperoleh paket akomodasi dan tiket *event*. Di samping itu, promosi yang intens dan dilakukan jauh hari di berbagai destinasi juga dianggap sangat efektif dalam menarik minat wisatawan. Harga akomodasi yang tinggi saat pelaksanaan *MotoGP Mandalika* menjadi perhatian publik. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, saat melakukan peninjauan di Sirkuit Mandalika, mengakui bahwa harga akomodasi yang melambung tinggi menuai keluhan dari masyarakat. Ia menyebutkan, tingginya biaya penginapan di sekitar sirkuit membuat banyak orang lebih memilih untuk menonton *MotoGP* di negara lain. ANTARA