BOGOR –
**Borneonews - Kota Bogor**, Sejak berdirinya Institut Pertanian Bogor (IPB) enam dekade yang lalu, belum ada satu pun alumnus yang berhasil menduduki jabatan sebagai Wali Kota Bogor. Pernyataan ini disampaikan oleh Calon Wali Kota Bogor, Atang Trisnanto, yang juga merupakan lulusan dari program sarjana hingga doktoral di IPB University. Atang Trisnanto mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Keluarga Alumni IPB yang telah memberikan dukungan penuh dalam pencalonan dirinya. Menyikapi pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) yang akan berlangsung pada 27 November 2024, terdapat lima pasangan calon yang akan berkompetisi untuk jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor. Pasangan calon tersebut terdiri dari: nomor urut 1 Sendi Fadiansyah-Melli Darsa, nomor urut 2 Atang Trisnanto-Anninda Allivia, nomor urut 3 Dedie A Rachim-Jenal Mutaqin, nomor urut 4 Rena Da Frina-Achmad Teddy Risandy, dan nomor urut 5 Raendi Rayendra-Eka Maulana. Dalam pandangan Atang, momen Pilkada 2024 adalah waktu yang sangat tepat bagi para alumni IPB untuk terlibat dalam kepemimpinan di Kota Bogor. Ia menekankan, "Selama 60 tahun berdirinya, IPB belum memiliki perwakilan sebagai wali kota di Bogor. Ini adalah saat yang paling baik bagi kita untuk mewujudkannya." Agus Minoro, Ketua Keluarga Alumni IPB, mengungkapkan bahwa dukungan terhadap Atang Trisnanto merupakan pilihan yang strategis. Hal ini merujuk pada rekam jejak kepemimpinan Atang, yang dimulai selama masa studinya ketika menjabat sebagai Presiden Mahasiswa IPB dan yang terakhir menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Bogor periode 2019-2024. Atang berkomitmen untuk menjadi wakil dari para alumni IPB, yang berupaya mewujudkan gagasan serta inovasi demi kemajuan Kota Bogor. Ia menegaskan, "Saya siap menjadi mobilisator, fasilitator, dan aktivator dari ide-ide besar para alumni IPB untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan kota kita tercinta." ANTARA