BORNEONEWS, Sukamara – Belum adanya upaya perbaikan kerusakan di sejumlah ruas Jalan Bungalao, Perumahan Pemda dan Jalan Margasari yang mengakses ke Dusun Terantang Desa Natai Sedawak, Kecamatan Sukamara, menjadi keheranan warga sekitar. Ini mengingat perumahan Pemda yang nota bene di huni oleh kepala dinas belum juga ada alokasi dana untuk peningkatan jalan.
Kepala Desa Natai Sedawak M Indarto mengatakan, pihaknya sudah pernah beberapa kali mengusulkan perbaikan Jalan Margasari namun hingga saat ini usulan yang pihaknya ajukan saat musrebang belum juga ada realisasinya.
“Kita sudah pernah mengusulkan, namun ruas jalan Margasari belum juga ada peningkatan sesuai yang diinginkan banyak warga,” kata M. Indarto, Kemarin.
Indarto juga mengaku tidak mengetahi persis kenapa usulan pihaknya dalam peningkatan ruas Jalan Margasari belum juga di realisasikan, padahal Jalan Margasari dan Jalan Bungalao merupakan jalan utama untuk mengakses perumahan Pemda dan Dusun Terantang.
“Sebelumnya memang sudah pernah ada pengerjaan bagi jalan yang berlubang yaitu dengan cara tambal sulam aspal,” bebernya.
Sementara itu, Ipah, seorang warga Dusun Terantang mengatakan, meskipun keadaan jalan tidak seluruhnya rusak, namun kerusakan di beberapa titik dirasa cukup menggangu karena selain jalan berlubang juga dipenuhi batu-batu kecil.
“Mobil dan motor masih bisa melaluinya. Namun keadaan rusak seperti ini cukup menggangu, apa lagi jika kita melaluinya saat malam hari,” kata Ipah.
Munurutnya dengan keadaan jalan seperti itu akan membuat dua ruas jalan tersebut menjadi rawan kecelakaan, mengingat tidak adanya penerangan saat malam hari dan lokasi tersebut cukup ramai dilalui.
“Di sana sudah sering terjadi kecelakaan karena jalannya rusak, jadi kita berharap kepada pemerintah untuk segera melakukan perbaikan pada dua jalan ini karena kita juga perlu jalan yang baik” terangnya. (MG-13)








