SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Dua pelajar dari Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terpilih untuk mewakili Kalimantan Tengah pada ajang Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat Nasional 2024.

Ajang ini akan digelar di Jakarta pada 14 Oktober 2024 dan para peserta diharapkan menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam kompetisi olahraga bergengsi ini.

Mochammad Satria Songo Songo dari SMPN 1 Sampit dan Adrean Jordan Ndara Japa dari SMPN 11 Sampit adalah dua pelajar yang terpilih untuk memperkuat tim Provinsi Kalimantan Tengah.

Sebelum menuju Jakarta, keduanya akan mengikuti Training Centre (TC) yang akan berlangsung di Kabupaten Sukamara mulai 29 September hingga 12 Oktober 2024. TC ini bertujuan mempersiapkan para atlet secara maksimal sebelum berlaga di tingkat nasional.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kotim Muhammad Irfansyah, yang didampingi oleh Kepala Bidang SMP, I Gede Sukadana memberikan arahan kepada kedua pelajar tersebut.

Mereka berharap agar kedua pemain dari Kotim ini bisa menambah kekuatan tim Kalteng dan meraih prestasi yang membanggakan.

"Semoga anak-anak kita bisa memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama daerah," kata Irfansyah.

Para peserta TC dijadwalkan akan berangkat dari Sukamara ke Palangka Raya pada 12 Oktober 2024. Dari Palangka Raya, mereka akan melanjutkan perjalanan ke Jakarta untuk mengikuti seluruh rangkaian pertandingan GSI tingkat nasional.

GSI merupakan ajang pencarian bakat olahraga yang difokuskan untuk siswa tingkat SMP. Ajang ini diadakan secara berjenjang, dimulai dari tingkat daerah hingga nasional.

--page

Melalui GSI diharapkan muncul bakat-bakat muda yang mampu berkontribusi untuk kemajuan olahraga nasional dan membawa kebanggaan bagi sekolah serta daerah asal mereka.

Selain bidang akademik, prestasi di bidang olahraga juga sangat penting. Irfansyah menekankan bahwa dukungan kepada anak-anak berbakat di bidang non-akademik, seperti olahraga harus terus ditingkatkan agar potensi mereka bisa berkembang dengan baik.

Dengan mengikuti ajang seperti GSI, para siswa dapat memperlihatkan kemampuan mereka di tingkat yang lebih tinggi. (DEWI PATMALASARI/R)