**Borneonews - Surabaya**, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, mengungkapkan harapannya agar para atlet dari provinsinya mampu meraih lebih dari 12 medali emas pada Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII yang akan diselenggarakan di Solo, Jawa Tengah, pada tahun 2024. Target itu ditetapkan berdasarkan partisipasi mereka di 10 cabang olahraga yang akan diikuti.
Adhy Karyono menyatakan, "Kami menargetkan minimal separuh dari jumlah cabang yang diikuti dapat membawa pulang medali emas, yang berarti kami berharap bisa mencapai lebih dari 12 medali emas, melebihi pencapaian sebelumnya di Papua." Ia yakin, dengan regulasi yang diterapkan pada ajang olahraga multicabang terbesar di tanah air tersebut, Jawa Timur dapat memenuhi target untuk berada di peringkat atas, di atas posisi 10 besar.
Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa sesuai dengan peraturan, di ajang paralimpiade, satu atlet tidak diperkenankan untuk mengikuti lebih dari satu cabang. "Oleh karena itu, kami optimis bahwa atlet dari Jawa Timur bisa meraih 12 medali emas atau lebih," tuturnya. Selain itu, sebagai bentuk dukungan dan motivasi bagi para atlet, pihaknya berpegang pada prinsip-prinsip yang terdapat dalam Undang-Undang nomor 8 tahun 2016 tentang kesetaraan dan aksesibilitas bagi atlet paralimpik.
"Saat ini, para atlet paralimpik ingin memperoleh perlakuan yang setara, dan kami berkomitmen untuk memberikan kesempatan dan layanan yang sama seperti yang diterima oleh atlet lainnya," imbuh Pj Gubernur. Ia menambahkan bahwa dukungan dari segi pelatihan, anggaran, serta bonus akan diberikan dengan proporsi yang sama kepada para atlet paralimpik di Jawa Timur.
Lebih jauh, Adhy Karyono menjelaskan, dalam hal pembinaan dan pelatihan, perlakuan terhadap atlet paralimpik akan serupa dengan atlet biasa yang mengikuti PON. Ia menyadari bahwa kontingen Jawa Timur tidak akan dapat berpartisipasi dalam semua 15 cabang olahraga yang tersedia di Peparnas, mengingat kapasitas dan keterbatasan mereka saat ini.
Salah satu alasan keterbatasan ini adalah kurangnya fasilitas, seperti kursi roda untuk cabang olahraga basket. "Saat ini, kami belum memiliki kursi roda yang diperlukan untuk olahraga tersebut. Kami berharap tahun depan, kami dapat mulai mengirimkan atlet untuk cabang olahraga ini," tambahnya.
Meskipun menghadapi berbagai tantangan, semangat para atlet dari Jawa Timur tetap berkobar untuk mengharumkan nama daerah mereka di ajang ini. Adhy Karyono menekankan bahwa semangat juang ini sangat penting dan harus terus dipertahankan. "Kita harus memastikan bahwa mereka merasa bangga menjadi atlet Jawa Timur yang dapat membawa nama baik provinsi kita," pungkasnya.
ANTARA
Jawa Timur Targetkan Lebih dari 12 Emas di Peparnas XVII
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun di Tengah Gejolak Pasar Modal
Bank Mandiri Beri Nilai Tambah ke Pemegang Saham Lewat Dividen-Buyback
Klinik Bersalin di Palangka Raya Bisa Terbitkan KIA hingga Perubahan KK untuk Anak Baru Lahir
Maidi Divonis 5 Tahun dalam Perkara Pemerasan Berkedok CSR
Harga Cabai Rawit Merah Rp90 Ribu per Kg, Pemkab Kobar Siapkan Bantuan Bibit
OJK Gencar Edukasi Keuangan di Kalangan Pemuda Cegah Rekening Dormant
Komentar (0)
Memuat komentar…







