BORNEONEWS, Sampit - Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yag ke 71, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menggelar kegiatan sunatan massal.  Sekitar 100 anak-anak yang kurang mampu mengikuti aksi sosial pemerintah daerah itu.

“Kami targetkan 100 orang yang diikutikan. Tapi kalau nanti tim medisnya mampu akan kita tambah lagi karena memang antuisias masyarakat cukup besar mengikuti sunatan massal ini,” kata Wakil Bupati Kotim, M Taufiq Mukri saat memantau proses sunatan massal yang berlangsung di kantor Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sabtu (13/8/2016).

Sunatan massal gratis yang dilaksanakan pemerintah Kotim ini disambut antusias anak-anak di Sampit yang meminta orangtua mereka mendaftarkan mereka.

Dalam Islam, sunat atau khitan merupakan kewajiban bagi kaum laki-laki. Meski akan merasakan sakit, namun anak-anak bersemangat karena mereka mengetahui khitan pasti harus mereka lalui.

Sunatan massal yang dilaksanakan di aula kantor Kecamatan Mentawa Baru Ketapang itu merupakan rangkaian peringatan hari ulang tahun ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia. Setiap tahun, peserta sunatan massal yang diikuti anak-anak dari Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan Baamang itu terus bertambah.

Selain sunatan massal, juga dilaksanakan pengobatan gratis untuk masyarakat. Pemerintah daerah berharap kegiatan itu bisa membantu meringankan beban masyarakat, khususnya keluarga tidak mampu.

Namun kata Taufiq, dari 100 peserta yang mengikuti sunat masal tersebut, ada satu anak yang tidak bisa disunat karena ada kelainan. Sehingga snak itu akan dirujuk ke Banjarmasin untuk dilakukan operasi dan biaya ditanggung BPJS.

Selain aksi sosial, berbagai kegiatan sudah disiapkan untuk memeriahkan perayaan HUT Kemerdekaan tahun ini. Selain agenda rutin yakni malam renungan suci, peringatan detik-detik proklamasi, penyerahan remisi, tabur bunga dan resepsi kenegaraan, berbagai acara tambahan juga sudah disiapkan.

Seperti, Karnaval Budaya Kotawaringin Timur. Selanjutnya Festival Kapal Hias di Sungai Mentaya. Gerak Jalan Sehat Tanpa Narkoba yang akan diikuti pelajar se Kotim. (RAFIUDIN/m)