BORNEONEWS, Buntok - Perayaan hari kemerdekaan RI ke-71 hanya menghitung hari. Namun pada setiap rumah penduduk, khususnya di Buntok Kabupaten Barito Selatan (Barsel), masih belum tampak berdiri tiang bendera merah putih seperti beberapa tahun silam.
"Saya merasa kemeriahan menyambut hari ulang tahun RI ini semakin tahun semakin merosot. Apakah ini berarti bahwa kesadaran masyarakat kita semakin rendah untuk menghargai hasil perjuangan para pahlawan kita? Ataukah karena mereka masih sibuk dengan urusan lain hingga belum sempat memasang bendera merah putih di halaman rumahnya," kata H Sayutmat H Lisa, 61, kepada Borneonews, di Buntok, Minggu (14/8/2016)
Mantan anggota DPRD Barsel itu juga mengatakan, pada 20 tahun silam dia merasakan kemeriahan jika menjelang hari perayaan 17 Agustus itu. Karena pada setiap rumah penduduk harus di tekankan agar mendirikan bendera merah putih. Namun sekarang, pada kenyataannya, sekalipun telah di umumkan imbauan tersebut, terkesan hanya bagai angin lalu.
"Coba saja kita buktikan, kalau sekarang kita tanyakan, pada setiap rumah penduduk. Mungkin masih banyak yang tidak memiliki bendera merah putih," ujarnya.
Hal senada juga dipaparkan seorang tokoh masyarakat Buntok Wardoyo, 60, memperhatikan kesibukan menjelang 17 Agustus ini hanya dilakukan oleh ketua RT dan sebagian kecil masyarakat.
Ia justru menyimpan rasa kesedihan mengingat kurangnya kesadaran masyarakat akan Hari Kemerdekaan tersebut.
"Secara pribadi, saya terkadang merasa sedih karena terabaikannya oleh masyarakat tentang imbauan memasang bendera merah putih pada setiap rumah warga," ujarnya.
Purnawirawan TNI yang pernah menyandang tiga balok di pundak itu berharap, agar pemerintah Barsel kembali memberikan imbauan kepada masyarakat di wilayahnya memasang bendera merah putih pada setiap rumah agar kemeriahkan HUT RI selalu terjaga.
"Kalau bisa, pemerintah melalui instansi terkaitnya akan turun kelapangan untuk memberikan bendera merah putih pada setiap kepala keluarga, agar segera di pasang oleh warga di halaman rumahnya " demikian Wardoyo bersemangat.(LAILY MANSYUR/m)








