SURABAYA –
**Borneonews - Blitar**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar, Jawa Timur, telah mengerahkan tim logistik untuk melaksanakan proses sortir dan pelipatan kotak suara. Kotak suara tersebut akan digunakan dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada Pilkada 2024 di wilayah tersebut. Ketua KPU Kota Blitar, Rangga Bisma, menjelaskan bahwa kegiatan sortir dan pelipatan kotak suara diadakan di gudang KPU yang terletak di Jalan Bali, Kota Blitar. "Proses ini melibatkan sembilan orang dari tim logistik KPU Kota Blitar. Jumlah kotak suara yang harus disortir dan dilipat adalah sebanyak 432 kotak. Di antaranya, 213 kotak ditujukan untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta 213 kotak lainnya untuk pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota," ungkapnya. Rangga juga menginformasikan bahwa KPU Kota Blitar menerima enam kotak suara cadangan, yang masing-masing disediakan dua kotak untuk setiap kecamatan. Proses sortir dan pelipatan ditargetkan dapat diselesaikan pada hari ini, sehingga dapat diketahui jika terdapat kekurangan atau kerusakan pada kotak suara yang ada. "Dari total 432 kotak suara, kami menemukan dua kotak yang tidak sesuai dengan standar, sehingga harus dikembalikan. Namun, 430 kotak suara telah berhasil dirakit," lanjut Rangga. Ia juga menyatakan telah menindaklanjuti temuan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Blitar kepada penyedia. Penyedia sudah memberikan konfirmasi bahwa mereka akan segera mengirimkan kotak suara pengganti, termasuk untuk wilayah lain yang juga mengalami kerusakan. Selain kotak suara, Rangga menambahkan bahwa kabel *ties* yang digunakan untuk mengunci kardus kotak suara telah tiba di kantor KPU. Semua barang tersebut saat ini disimpan di dalam gudang logistik KPU Kota Blitar. "Untuk logistik tinta, informasinya bahwa maksimal akan tiba pada 3 Oktober 2024, sedangkan bilik suara maksimal pada 5 Oktober 2024. Saat ini, di gudang hanya terdapat kotak suara dan kabel *ties*," jelasnya. KPU Kota Blitar juga melakukan koordinasi dengan Polres Blitar Kota untuk mengamankan gudang logistik. Proses pengamanan ini akan ditambah dengan bantuan dari tim pengamanan KPU Kota Blitar. Selain itu, kamera pengintai telah dipasang untuk memantau situasi di gudang logistik secara real-time. Di Pilkada Kota Blitar, terdapat 120.181 pemilih yang terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT). Rincian tersebut adalah sebanyak 58.860 pemilih laki-laki dan 61.321 pemilih perempuan. KPU Kota Blitar juga telah menetapkan pasangan calon untuk posisi Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Pasangan nomor urut 1 adalah Bambang Rianto dan Bayu Setyo Kuncoro, sedangkan pasangan nomor urut 2 diisi oleh Syauqul Muhibbin dan Elim Tyu Samba. ANTARA