JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan bahwa berbagai pihak telah turut berkontribusi dalam proses pengakuan Mees Hilgers dan Eliano Reijnders sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Keduanya resmi memperoleh status kewarganegaraan setelah melaksanakan pengambilan sumpah di Brussel, Belgia, pada hari Senin lalu. Erick menjelaskan bahwa percepatan proses pewarganegaraan Mees dan Eliano di luar negeri bukan merupakan hal yang luar biasa. Sebaliknya, langkah ini diambil karena pentingnya menyesuaikan dengan kebutuhan waktu serta situasi tim nasional Indonesia, terutama menjelang pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. “Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, mulai dari Presiden Jokowi, anggota Komisi III dan VI DPR, Dirjen Administrasi Hukum Umum, Dirjen Imigrasi, hingga Dukcapil DKI Jakarta yang telah mendukung percepatan proses sumpah kewarganegaraan bagi kedua pemain naturalisasi kita ini,” ujar Erick dalam keterangannya. Erick menambahkan, “Keputusan untuk melaksanakan pengambilan sumpah di Brussel diambil karena kedua pemain tidak memiliki cukup waktu untuk kembali ke Indonesia jika proses dilakukan di sana. Kami berharap keduanya siap bermain saat Timnas melawan Bahrain dan Cina pada bulan Oktober mendatang. Ini adalah hasil kerja sama semua pihak, dan saya merasa bangga karena semua telah berupaya demi kemajuan Indonesia.” Sebelum momen penting tersebut, PSSI bekerja dengan cepat dalam kurun waktu hanya satu minggu. Proses ini dimulai dengan pembahasan di Komisi III dan VI DPR yang berhasil mendapatkan persetujuan pada Kamis, 26 September. Pada hari yang sama, terjadi juga pertemuan antara Ketua Umum PSSI dengan Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas untuk mendiskusikan pengambilan sumpah WNI di luar negeri tersebut. Langkah-langkah ini diakhiri dengan penerbitan Keputusan Presiden yang membuka jalan bagi pengambilan sumpah Mees dan Eliano. Ritual pengambilan sumpah dihadiri oleh perwakilan Kementerian Hukum dan HAM, termasuk Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum, Cahyo Rahadian Muzhar, yang disaksikan oleh Duta Besar RI untuk Belgia dan Uni Eropa, Andri Hadi, serta anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga. “Saya sangat berharap dukungan yang telah diberikan oleh semua pihak dapat semakin memperkuat tim nasional kita dalam dua laga tandang yang sangat penting melawan Bahrain dan Cina. Saya optimis, Pelatih Shin Tae-yong akan merancang strategi dan *game plan* baru dengan kehadiran dua pemain yang merupakan andalan di klub masing-masing,” lanjut Erick. Tim nasional Indonesia dijadwalkan akan menghadapi Bahrain pada tanggal 10 Oktober dan Cina pada 15 Oktober 2024. Eliano Reijnders diketahui sebagai pemain tengah di klub Liga Belanda, PEC Zwolle. Ia adalah adik dari Tijjani Reinjders, gelandang yang bermain untuk klub AC Milan dan Timnas Belanda. Eliano yang berusia 23 tahun, mempunyai latar belakang Indonesia karena ibunya, Angelina Syane Lekatompessy, berasal dari Ambon dan lahir di Jakarta. Di sisi lain, Mees Hilgers, juga berusia 23 tahun, mendapatkan darah Indonesia dari ibunya, Linda Tombeng, yang berasal dari Sulawesi Utara. Saat ini, Mees mengisi posisi bek utama di FC Twente, yang baru saja berhasil menahan imbang klub besar Inggris, Manchester United, dengan skor 1-1 pada ajang *Europa League* pekan lalu. ANTARA