**Borneonews - Makassar**, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (UID Sulselrabar) berencana untuk menambah 34 unit stasiun pengisian kendaraan listrik umum (*SPKLU*) hingga akhir tahun 2024. Hal ini diungkapkan oleh General Manager PLN UID Sulselrabar, Budiono, dalam sebuah pernyataan di Makassar.
Saat ini, PLN sudah memiliki total 30 unit *SPKLU*. Budiono menjelaskan bahwa penambahan ini akan meningkatkan kenyamanan masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik, baik mobil maupun sepeda motor. Dia mengungkapkan, "Dengan penambahan 34 unit *SPKLU* dalam waktu dekat, kami berharap dapat memberikan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik."
Di tahun 2024, PLN telah merealisasikan pembangunan 10 unit *SPKLU*, dan masih ada 34 unit lagi yang akan dibangun di tiga provinsi yang menjadi wilayah kerja PLN UID Sulselrabar. Dalam total, PLN akan menambah 44 unit *SPKLU* pada tahun ini. Proyek ini memerlukan investasi sebesar Rp8 miliar.
Budiono juga mengajak masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik, berkat infrastruktur yang telah disiapkan oleh PLN. Menurutnya, "Kami berharap masyarakat dapat mempertimbangkan perpindahan ke mobil listrik, terutama dengan 10 unit *SPKLU* yang direncanakan dibangun pada bulan Oktober ini."
Rencana pembangunan stasiun pengisian ini mencakup beberapa daerah, dengan distribusi sebagai berikut: Kota Makassar sebanyak 13 unit, Kabupaten Maros 2 unit, Pangkep 1 unit, Parepare 2 unit, Pinrang 2 unit, Palopo 3 unit, Watampone 2 unit, Bulukumba 3 unit, Mamuju 4 unit, dan Kendari 2 unit.
Selain itu, Budiono menyampaikan komitmen PLN dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ia mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga bumi melalui penggunaan energi terbarukan. "Kami mengajak semua untuk berpartisipasi dalam program energi sertifikat bagi perlindungan lingkungan," tuturnya.
ANTARA
PLN Sulselrabar Tambah 34 Unit SPKLU Hingga Akhir 2024
Bagikan:

MAKASSAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kepala DLH Palangka Raya Tinjau Langsung Pengelolaan Sampah di Dua Kecamatan
Polri Pantau Kawasan Konservasi Perkuat Perlindungan Orang Utan
Bupati Kobar Bermalam di TNTP Pantau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Dana Rp240 Miliar Disalurkan untuk Tangani Karhutla di Kalbar
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Penyelundupan 65 Cartridge Diduga Etomidate di Rutan Salemba Digagalkan
Komentar (0)
Memuat komentar…







