**Borneonews - Lombok Tengah**, Pembalap Jorge Martin dari tim Prima Pramac mengaku merasa "dihantui" oleh setiap tikungan yang ada di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika. Pengakuan ini disampaikannya setelah berhasil menaklukkan lintasan sepanjang 4,3 kilometer ini pada balapan utama MotoGP Indonesia 2024 yang berlangsung pada Minggu, 29 September.
Pengalaman pahit yang dialaminya di sirkuit ini terjadi pada tahun lalu, ketika ia kehilangan kesempatan meraih kemenangan. Di lap ke-14, Martin terjatuh di tikungan 11 dalam posisi memimpin, saat itu ia bersaing ketat dengan Francesco Bagnaia untuk menentukan juara. Kejadian tersebut menyisakan trauma di benaknya.
Pada balapan Sprint yang diadakan sehari sebelumnya, Martin kembali mengulangi kesalahan yang sama. Ia yang memimpin balapan sejak awal mengalami insiden di tikungan 16 dan terpaksa mengakhiri balapan sebelum mencapai garis finish, memberikan kesempatan kepada Bagnaia untuk meraih kemenangan.
Martin menjelaskan bahwa trauma tersebut sangat memengaruhi pikirannya selama balapan utama. "Setelah kecelakaan musim lalu, hari ini adalah balapan yang sulit. Setelah jatuh kemarin, saya memikirkan beberapa kenangan buruk di tikungan 11, dan setiap lap di tikungan 16," videonya, saat diwawancarai oleh MotoGP.
Menyadari pentingnya langkah berhati-hati, Jorge Martin bertekad untuk tidak mengulangi kesalahannya pada balapan utama. Ia yang meraih posisi terdepan sejak awal balapan 27 lap, sangat menjaga konsentrasi setiap kali memasuki tikungan, terutama di tikungan 11 dan 16.
Dengan fokus dan kehati-hatian yang tinggi, Martin berhasil merebut kemenangan ketiganya musim ini dan menjadi yang pertama di Mandalika. "Saya berusaha untuk sangat berhati-hati. Kami menghadapi banyak angin samping di bagian itu. Saya berjuang untuk berbalik," ujarnya.
Usai memenangkan balapan di Mandalika, Martin merayakan keberhasilannya dengan mencium aspal di tikungan 16. Para marshal yang mengerubunginya membuatnya kesulitan untuk kembali ke parc ferme. "Saya tahu itu tidak terlalu orisinal karena Pecco melakukan hal serupa di Montmelo. Sebenarnya, saya mencium lantai. Fans Indonesia sangat antusias. Saat itu terlalu panas dan mereka tak membiarkan saya berlari ke podium," ungkapnya.
Martin juga menyampaikan terima kasih kepada para penggemar Indonesia yang membuat momen tersebut semakin istimewa. "Yang penting saya bisa kembali ke podium dan menjalani 27 lap dengan baik. Saya sangat senang," imbuhnya.
Dengan kemenangan ini, MotoGP 2024 masih menyisakan lima seri lagi, di mana balapan berikutnya akan dilaksanakan di Sirkuit Motegi, Jepang, pada akhir pekan ini. Musim lalu, Martin tampil dominan di Motegi, berhasil menjadi yang tercepat di sesi latihan bebas, kualifikasi, Sprint, dan balapan utama.
ANTARA
Jorge Martin Raih Kemenangan Pertama di Mandalika setelah Trauma
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Acara Pemakaman di Gereja Yordania Diserang, Tujuh Orang Tewas
Kabut Asap Tebal Ganggu Penyeberangan Feri Mawar Kuala Kapuas
Pelaku Penggelapan Pajak Rp1,1 Miliar Diserahkan ke Jaksa
Tinggalkan HP di Saku Motor, Warga Kapuas Kehilangan Ponsel di Kawasan Masjid Agung Al Mukarram
Marc Marquez Raih Pole Position MotoGP Australia 2026
Karhutla Kalteng Capai 6.952 Kejadian dan Lebih dari 20 Ribu Hektare Terbakar
Komentar (0)
Memuat komentar…







