BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota TNI bernama Nurwandito, 50, tewas karena mengalami kecelakaan di Jalan RT A Milono Km 6,5 Palangka Raya, Jumat (12/8/2016). Warga perumahan Asabri II berpangkat Pelda itu disambar pengendara mobil dari belakang.

Ini terjadi ketika anggota Bhabinsa Kabupaten Kapuas tersebut berupaya menghindari tabrakan setelah ada mobil di depannya mendadak berbelok hingga membuat dirinya membanting stir ke kiri. Pada saat itulah, langsung tersambar dari belakang arah bersamaan.

Kanit Laka Satlantas Polres Palangka Raya Aiptu Slamet mewakili PJS Kasat Lantas Iptu Kusriyadi mengatakan, peristiwa bermula ketika anggota TNI berkendara motor Suzuki A100 KH 4672 AR dari arah Bundaran Burung menuju arah Kereng Bengkirai. Sampai di Jalan RT A Milono Km 6,5 depan Ghas Cafe tidak jauh dari perputaran arah, sebuah mobil minibus tiba-tiba berputar arah (belok kanan arah Bundaran Burung).

Spontan, Nurwandito langsung membanting stir ke kiri untuk menghindari tabrakan. Apesnya, pada saat itu seorang pelajar SMAN 1, berinisial PRW, 16, berboncengan dengan AA melaju dari arah belakang tepat di lajur mereka diambil Nurwandito.

Lantaran kecepatan tinggi, PRW tak mampu lagi mengendalikan laju motor Blade KH 2246 TB yang ia kemudi. Sekitar pukul 11.30 WIB, tabrakan pun tak terhindarkan. Insiden itu membuat semua pengendara terpental dari atas tunggangannya.

Nurwanto langsung tidak sadarkan diri setelah bagian pergelangan mengalami lecet, kepala belakang memar, punggung dan kaki kiri lecet. Sedangkan PRW cuma mengalami lecet di bagian pergelangan tangan dan lutut kaki kanan, kiri. Sementara AA, tangan kiri lecet dan pinggang kanan terasa sakit.

Anggota TNI itu langsung dibawa ke RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya. Namun malam harinya dia menghembuskan napas terakhir. (BUDI YULIANTO/m)