JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk menjaga sikap netralitas anggotanya selama pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta. Pernyataan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto. Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa seluruh anggota telah diberikan instruksi untuk melaksanakan pengamanan setiap tahapan Pilkada dengan mengikuti Standar Operasi dan Prosedur (*SOP*) yang telah ditetapkan. Ade Ary menekankan pentingnya netralitas dalam menjalankan tugas agar proses pemilihan dapat berlangsung dengan lebih optimal. "Setiap tahapan pelaksanaan Pilkada akan kami amankan dengan baik agar tidak ada kendala yang berarti," ujarnya saat ditemui di Jakarta. Dia juga menambahkan bahwa Polda Metro Jaya siap berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Kodam Jaya, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kota. Lebih lanjut, Ade Ary mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan Jakarta. "Jakarta adalah rumah kita, tempat kita bekerja dan beraktivitas. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk mengamankannya," tegasnya. Dalam konteks Pilkada DKI Jakarta, Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat telah menetapkan pasangan calon yang akan bertanding. Pasangan Ridwan Kamil-Suswono mendapatkan nomor urut 1, Dharma Pongrekun-Kun Wardana pada nomor urut 2, dan Pramono Anung-Rano Karno pada nomor urut 3. Menyusul hal tersebut, KPU DKI Jakarta telah menjadwalkan masa kampanye yang akan berlangsung dari 25 September hingga 23 November 2024. Setelah periode kampanye, akan ada masa tenang yang berlangsung dari 24 hingga 26 November 2024, sebelum akhirnya pemungutan suara yang dijadwalkan pada 27 November 2024. Penghitungan suara dan rekapitulasi hasil pemungutan suara direncanakan akan berlangsung antara 27 November hingga 16 Desember 2024. ANTARA