JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Ketua Fraksi NasDem di MPR, Taufik Basari, menegaskan pentingnya untuk membawa isu konstitusi dari ranah elit politik ke dalam masyarakat luas. Dia mengungkapkan bahwa pembahasan ini seharusnya tidak hanya dibicarakan di kalangan tertentu, tetapi juga melibatkan partisipasi banyak pihak. Menurutnya, diskusi mengenai konstitusi perlu dilakukan di berbagai tempat agar lebih membumi dan dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Taufik Basari dalam sebuah kuliah umum serta laporan kinerja Fraksi NasDem MPR RI yang mengambil tema "Masa Depan Cita Kedaulatan Rakyat & Negara Hukum dalam Konstitusi Indonesia". Kegiatan ini berlangsung di Auditorium DPP NasDem, Jakarta. Taufik, yang akrab disapa Tobas, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari budaya diskusi yang terus dikembangkan oleh Fraksi NasDem, terutama terkait dengan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selanjutnya, Taufik menyoroti perlunya melibatkan banyak pihak dalam pembicaraan mengenai amendemen konstitusi. Dia menjelaskan bahwa dalam Sidang Paripurna, terdapat lima syarat yang harus dipenuhi sebelum melakukan amendemen, salah satunya adalah melakukan evaluasi secara menyeluruh dengan partisipasi berbagai pihak. Dalam acara tersebut, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Jimly Asshiddiqie, juga memberikan pandangan tentang pentingnya kualitas negara demokrasi dan prinsip negara hukum. Jimly berpendapat bahwa aspek-aspek tersebut harus terus ditingkatkan seiring dengan perkembangan waktu. Dia mengapresiasi potensi besar Partai NasDem yang terlihat dari tren peningkatan jumlah kursi mereka di DPR, mencatat bahwa saat ini partai tersebut memiliki 69 kursi, meningkat dari 59 kursi sejak pemilihan umum 2019. Jimly menegaskan, salah satu faktor yang membuat rakyat percaya kepada NasDem adalah visi dan ide yang mereka tawarkan mengenai pentingnya restorasi dan perbaikan dalam sistem kenegaraan. Menurutnya, perubahan tersebut tetap dapat berlangsung dalam kesinambungan, dan ia meyakini bahwa pandangan tersebut sejalan dengan harapan Ketua Umum NasDem, Surya Paloh. ANTARA