JAKARTA –
**Borneonews - Kyiv**, Ukraina mengklaim bahwa pada Senin pagi, mereka berhasil menembak jatuh 67 pesawat tanpa awak yang diluncurkan oleh Rusia. Operasi ini dilakukan di sebelas wilayah dalam negara tersebut, termasuk di ibu kota, Kyiv. Menurut pernyataan resmi dari Angkatan Udara Ukraina, total terdapat 73 drone dan tiga jenis rudal, salah satunya adalah *Iskander*, yang diluncurkan oleh Rusia pada malam sebelumnya. Dari total tersebut, 67 drone dan satu rudal jelajah berhasil ditaklukkan oleh sistem pertahanan Ukraina. Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa pesawat tanpa awak dan rudal yang berhasil dihancurkan tersebar di wilayah-wilayah seperti Kyiv, Cherkasy, Vinnytsia, Kirovohrad, Zhytomyr, Poltava, Chernihiv, Sumy, Kharkiv, Dnipropetrovsk, serta Mykolaiv. Serhiy Popko, Kepala Administrasi Militer Kota Kyiv, menjelaskan melalui Telegram bahwa peringatan akan serangan udara berlangsung lebih dari lima jam, dan semua drone yang mencoba memasuki wilayah ibu kota berhasil dihalau. Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, juga melaporkan bahwa puing-puing dari drone yang ditembak jatuh ditemukan di dekat sebuah bangunan perumahan di Distrik Obolonskyi. Menyusul situasi ini, Gubernur regional di sekitar pusat kota, Ruslan Kravchenko, menyatakan bahwa sisa-sisa drone yang hancur jatuh di enam distrik yang berbeda dan menyebutkan bahwa kebakaran terjadi di sebuah rumah pribadi dalam salah satu wilayah tersebut. Lebih lanjut, Vitaliy Kim, Gubernur Mykolaiv, menambahkan bahwa kebakaran juga dilaporkan terjadi di sebuah fasilitas infrastruktur penting di Distrik Bashtanskyi, seperti yang disampaikan melalui Telegram. Hingga saat ini, otoritas Ukraina belum memberikan laporan mengenai adanya korban jiwa akibat serangan tersebut. Sementara itu, pihak Rusia belum memberikan tanggapan terkait dengan klaim yang disampaikan oleh Ukraina. ANTARA